Peringatan Nuzulul Qur’an di Bogor, Sekda Ingatkan Al-Qur’an Bukan Sekadar Dibaca

Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi menyerahkan bantuan secara simbolis pada peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Baitur Ridwan, Bogor Barat. Foto: Pemkot Bogor
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi menyerahkan bantuan secara simbolis pada peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Baitur Ridwan, Bogor Barat. Foto: Pemkot Bogor

Harnas.id, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Masjid Baitur Ridwan, Bogor Barat, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Ramadan yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seharusnya menjadi landasan dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, hingga kehidupan sosial di masyarakat.

“Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami, diamalkan, dan dijadikan landasan dalam kehidupan pribadi, keluarga, serta kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Melalui momentum Nuzulul Qur’an ini, kita diajak untuk semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Denny Mulyadi.

Pada kegiatan tersebut, Denny Mulyadi yang mewakili Pemerintah Kota Bogor juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat.

Bantuan yang diberikan antara lain hibah untuk kegiatan Tarawih Keliling (Tarling), sertifikat tanah wakaf, serta santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris penerima manfaat.

Ia menjelaskan, hibah Tarling merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong kegiatan keagamaan sekaligus memakmurkan masjid di berbagai wilayah Kota Bogor selama Ramadan.

Sementara itu, penyerahan sertifikat tanah wakaf dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf. Dengan legalitas yang jelas, tanah wakaf diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan umat, baik untuk sarana ibadah, pendidikan, maupun kegiatan sosial keagamaan.

Adapun santunan dari BPJS Ketenagakerjaan diberikan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi para pekerja dan keluarganya. Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman serta jaminan sosial bagi masyarakat yang menjadi peserta.

Denny Mulyadi berharap berbagai program dan bantuan yang disalurkan melalui kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bogor.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.

“Semoga melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini kita semakin mencintai Al-Qur’an, rajin membaca, memahami, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Denny mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan serta memperbanyak amal kebaikan.

“Semoga Allah SWT menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang religius, maju, dan sejahtera,” tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Akhyar Tarfi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Dede Supriatna, para asisten daerah, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran Pemerintah Kota Bogor.

Editor: IJS