
Harnas.id, BOGOR – Gerakan Pramuka harus menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, saat membuka kegiatan Latihan Gabungan dan Gebyar Pramuka Berkebutuhan Khusus di SDN Papandayan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pendidikan karakter, pengembangan keterampilan, dan pembentukan jiwa kepemimpinan dapat diikuti oleh semua anak tanpa memandang kondisi maupun latar belakang masing-masing.
Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan peserta Pramuka berkebutuhan khusus dari berbagai gugus depan di Kota Bogor. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara tidak lepas dari kerja sama berbagai elemen, mulai dari panitia, pembina, pelatih, pendamping, orang tua hingga berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pembinaan Pramuka berkebutuhan khusus.
“Gerakan Pramuka adalah rumah bagi semua anak tanpa terkecuali. Melalui kegiatan ini, kita menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, berprestasi, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter,” ujar Denny Mulyadi.
Ia menilai Latihan Gabungan dan Gebyar Pramuka Berkebutuhan Khusus bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara para peserta.
Denny mengatakan, nilai utama yang ingin dibangun melalui kegiatan ini adalah persaudaraan. Dalam Gerakan Pramuka, setiap anggota diajarkan untuk saling menghormati, saling membantu, dan tumbuh bersama dalam suasana yang inklusif.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Melalui Pramuka, adik-adik belajar bahwa kita adalah keluarga besar yang saling menghargai, saling membantu, dan saling menguatkan. Keberagaman bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai aktivitas yang diselenggarakan dalam latihan gabungan tersebut juga dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi peserta. Melalui beragam kegiatan keterampilan dan pengembangan diri, peserta didorong untuk mengenali potensi yang dimiliki serta berani mencoba hal-hal baru.
Menurut Denny, keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Justru melalui proses belajar yang konsisten, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi sesuai kemampuan dan minatnya masing-masing.
“Dengan semangat, disiplin, dan ketekunan, saya yakin adik-adik akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi tantangan,” jelasnya.
Selain menjadi sarana pembentukan karakter, Gebyar Pramuka Berkebutuhan Khusus juga menghadirkan berbagai penampilan seni dan kreativitas peserta. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan yang mereka miliki sekaligus memperkenalkan potensi yang selama ini terus dikembangkan.
Denny menilai berbagai penampilan yang ditampilkan peserta menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang layak diapresiasi. Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki kelebihan yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang tepat.
Dalam kesempatan itu, Denny juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat belajar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Teruslah belajar, berkarya, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Jadikan Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman hidup agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama,” pesannya.
Menutup sambutannya, Denny mengajak seluruh elemen Gerakan Pramuka di Kota Bogor untuk terus membangun organisasi yang semakin inklusif dan ramah bagi semua anak. Ia berharap setiap anggota Pramuka, termasuk anak berkebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik sesuai potensi terbaik yang dimiliki.
Editor: IJS










