Empat Penghargaan DAK Fisik Diraih, Pemkot Bogor Ngebut dari Perencanaan hingga Realisasi

Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi saat menghadiri Stakeholders Day KPPN Bogor. Foto: Pemkot Bogor
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi saat menghadiri Stakeholders Day KPPN Bogor. Foto: Pemkot Bogor

Harnas.id, BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menorehkan capaian di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan meraih empat penghargaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik. Penghargaan ini menjadi indikator bahwa tata kelola anggaran berjalan akuntabel dan tepat waktu.

Pengakuan tersebut diberikan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dalam agenda Stakeholders Day. Kegiatan berlangsung di Kantor KPPN Kota Bogor, Jalan Ir. Haji Juanda, Selasa (5/5/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menilai capaian ini merupakan buah dari sinergi yang terjaga antara Pemkot Bogor dan KPPN. Menurutnya, koordinasi yang konsisten menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pengelolaan dana transfer ke daerah.

Ia menjelaskan, proses tersebut tidak terjadi secara instan. Sejak tahap perencanaan, penganggaran, hingga realisasi, komunikasi dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.

“Ini berkat kerja sama yang baik antara Pemkot Bogor dengan KPPN. Dana transfer ke daerah itu ada proses tata kelolanya, dan kami selalu berkomunikasi mulai dari perencanaan, penganggaran sampai realisasi,” ujarnya.

Denny juga mengungkapkan bahwa realisasi Transfer ke Daerah (TKD) Kota Bogor melampaui 99 persen. Angka ini menempatkan Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik dalam penyerapan anggaran.

Menurutnya, konsistensi dalam rekonsiliasi serta koordinasi teknis menjadi faktor penentu. Mekanisme desk to desk dinilai efektif dalam mempercepat proses administrasi hingga pencairan anggaran.

“Kita selalu intens rekonsiliasi, kita juga konsisten ada desk to desk ya. Sehingga proses pencairan dan penyerapan anggaran bisa diselesaikan tepat waktu,” jelasnya.

Ia menegaskan, penghargaan yang diraih bukan sekadar simbol, tetapi menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja. Fokus perbaikan diarahkan pada sektor-sektor strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan pelayanan publik, baik pada sektor DAK fisik, pendidikan, maupun kesehatan,” ungkapnya.

Adapun empat penghargaan yang diterima oleh Pemkot Bogor meliputi:

  • Penyampaian dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik tahap II tercepat pada bidang sanitasi
  • Penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus batch 1 tercepat pada subbidang pendidikan SD
  • Penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus atas rekomendasi batch tercepat pada bidang kesehatan dan keluarga berencana
  • Capaian persentase realisasi penyaluran DAK Fisik Tahun 2025 terbesar dengan realisasi mencapai 99,55 persen dari rencana kegiatan

Editor: IJS