HJB ke-544, Dedie-Jenal Sorot Peran Warga: Dari Pelajar hingga Tokoh Penggerak Dapat Penghargaan

Wali Kota Bogor bersama Wakil Wali Kota dan Sekda menyerahkan penghargaan kepada masyarakat dan mitra pembangunan pada peringatan HJB ke-544. (Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor bersama Wakil Wali Kota dan Sekda menyerahkan penghargaan kepada masyarakat dan mitra pembangunan pada peringatan HJB ke-544. (Dok. Pemkot Bogor)

Harnas.id, BOGOR – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bogor untuk memberikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diberikan kepada individu maupun lembaga yang selama ini terlibat dalam berbagai program sosial, pendidikan, kemasyarakatan, hingga pembangunan sumber daya manusia.

Penyerahan penghargaan dilakukan seusai Upacara Peringatan HJB ke-544 di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (3/6/2026). Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyerahkan penghargaan didampingi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin serta Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menyampaikan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak dapat dicapai hanya melalui kerja pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh keterlibatan masyarakat, komunitas, dunia usaha, serta berbagai pihak yang selama ini ikut berkontribusi bagi Kota Bogor.

“Terima kasih atas sinergi, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan karya terbaik bagi kemajuan Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Penghargaan diberikan kepada sejumlah kategori penerima yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.

Kategori penerima penghargaan meliputi:

  • Pelajar berprestasi
  • Tokoh masyarakat
  • Pengurus wilayah
  • Mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan pengentasan kemiskinan
  • Mitra kolaborasi strategis pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting
  • Tokoh inspiratif Kota Bogor
  • Penerima penghargaan Akreditasi Gugus Depan Pramuka Tingkat Nasional

Selain pemberian penghargaan, rangkaian kegiatan HJB ke-544 juga diisi dengan program sosial yang menyasar kelompok lanjut usia. Pada kesempatan tersebut dilakukan pemberian kacamata gratis bagi lansia yang digagas oleh Lansia Aktif Peduli Indonesia (LANTIP) Kota Bogor.

Program tersebut ditargetkan menjangkau antara 350 hingga 500 penerima manfaat di setiap kecamatan di Kota Bogor. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lansia melalui akses terhadap alat bantu penglihatan yang lebih mudah dijangkau.

Tidak hanya itu, dalam acara yang sama juga dilakukan penyerahan simbolis lima unit CCTV outdoor. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pengawasan lingkungan sekaligus membantu menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Apresiasi juga diberikan kepada unsur pimpinan daerah dan aparat yang selama ini terlibat dalam menjaga stabilitas serta mendukung jalannya pembangunan Kota Bogor. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas sinergi lintas lembaga yang terus terjalin selama ini.

Penerima apresiasi tersebut antara lain:

  • Ketua DPRD Kota Bogor
  • Komandan Kodim 0606/Kota Bogor
  • Kapolresta Bogor Kota
  • Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor
  • Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor
  • Komandan Detasemen Polisi Militer III/1 Bogor

Dedie Rachim menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Bogor seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut perlu dijadikan pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mewujudkan harapan masyarakat.

Ia menilai seluruh unsur pemerintahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus berupaya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kota Bogor.

“Dan saya yakin semua, Forkopimda, seluruh ASN, tidak sedang bertopang dagu, tidak sedang berpangku tangan, tetapi betul-betul kami semua sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi-mimpi masyarakat,” ucap Dedie Rachim.

Menurutnya, proses pembangunan daerah tidak selalu berjalan sempurna. Masih terdapat sejumlah program yang memerlukan penyempurnaan, baik dari sisi kebijakan, dukungan anggaran, maupun kesiapan sumber daya yang tersedia.

Dedie menjelaskan bahwa fokus pembangunan Kota Bogor saat ini tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik semata. Pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai modal utama menghadapi persaingan di masa depan.

Ia menekankan pentingnya menciptakan masyarakat yang memiliki daya saing, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta berani menghadirkan inovasi di berbagai bidang.

“Sumber daya manusia Bogor harus memiliki daya saing. Masyarakat Bogor harus mampu melakukan langkah-langkah yang inovatif dan kreatif, sehingga tidak semua kegiatan dan pergerakan ekonomi ditopang oleh APBD semata,” ungkapnya.

Menutup rangkaian kegiatan HJB ke-544, Dedie berharap semangat kolaborasi yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan. Ia meyakini bahwa kemajuan Kota Bogor akan lebih mudah dicapai ketika pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan bergerak bersama dalam menciptakan ide-ide kreatif serta solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

Editor: IJS