
Harnas.id, SURABAYA — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) resmi memperkenalkan dua jalur seleksi mandiri terbaru, yakni SMITS Future Leader and Academic Talent (FLAT) dan Academic Competence Excellence (ACE). Sosialisasi digelar secara daring melalui YouTube dan Zoom pada Kamis (30/4/2026) untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon mahasiswa.
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati ST MT PhD, menjelaskan bahwa SMITS FLAT dirancang untuk menjaring calon mahasiswa berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Jalur ini terbagi menjadi dua skema, yakni Seleksi Mandiri Beasiswa dan Mandiri Prestasi.
“Khusus untuk jalur Seleksi Mandiri Beasiswa, komponen Iuran Pengembangan Institusi (IPI) ditiadakan bagi pendaftar yang berhasil lolos seleksi,” terang Nani.
Ia menambahkan, skema beasiswa ini ditujukan untuk menghapus hambatan ekonomi agar calon mahasiswa berprestasi tetap memiliki akses pendidikan tinggi di ITS.
Sementara itu, pada jalur Mandiri Prestasi, ITS membuka ruang bagi siswa dengan capaian akademik, non-akademik, hingga pengalaman kepemimpinan. Kriteria kepemimpinan mencakup Ketua OSIS, Pramuka Garuda, Paskibraka, hingga duta tingkat daerah maupun nasional.
Nani menyebut peserta yang memiliki rekam jejak organisasi tersebut dinilai memiliki potensi kuat sebagai calon pemimpin masa depan.
Untuk kategori prestasi, ITS menerima pencapaian dari ajang resmi seperti Olimpiade Nasional dan kompetisi yang diakui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), kementerian, hingga lembaga internasional. Selain itu, penghafal kitab suci dari seluruh agama yang diakui di Indonesia juga diberi kesempatan mendaftar.
“Kami memandang bahwa penghafal kitab suci juga merupakan prestasi yang tidak semua orang bisa miliki,” ujar Nani yang juga dosen Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS.
Di sisi lain, jalur SMITS ACE dibuka melalui dua skema, yaitu Mandiri Kemitraan dan Mandiri Umum. Jalur kemitraan diperuntukkan bagi pendaftar yang memiliki rekomendasi dari institusi mitra ITS, sementara jalur umum terbuka untuk lulusan SMA/SMK sederajat tahun 2024 hingga 2026.
Nani menegaskan keterbukaan tersebut sebagai upaya memberikan akses yang lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Untuk mekanisme seleksi, peserta dapat memilih berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) atau mengikuti tes SMITS yang diselenggarakan di berbagai daerah.
“Jalur UTBK diperuntukkan bagi peserta yang memiliki nilai tes UTBK di tahun 2026 ini, sedangkan yang lainnya bisa mengikuti tes SMITS,” tegasnya.
Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen ITS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada sektor pendidikan berkualitas. Kampus tersebut berupaya memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata.

Pendaftaran SMITS FLAT telah dibuka sejak 14 April 2026 dan akan berlangsung hingga 6 Mei 2026. Sementara SMITS ACE untuk jalur Mandiri Umum dan Kemitraan dijadwalkan dibuka pada 12 Mei hingga 3 Juni 2026.
Informasi lengkap pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi https://admission.its.ac.id.
Editor: IJS










