BOGOR, Harnas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, mencatat ada lima bangunan rumah warga rusak akibat bencana longsor dua hari berturut-turut pada 19-20 Februari 2023.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin dalam keterangannya menyebutkan bahwa longsor terjadi di Desa Ciburuy, Cigombong pada Minggu petang, dan di Desa Cibadak, Sukamakmur, Senin pagi.
Ia menjelaskan, longsor di Desa Ciburuy mengakibatkan empat rumah warga rusak berat yang dihuni oleh 17 jiwa. Para penghuninya kini terpaksa mengungsi di kediaman saudaranya yang masih satu desa.
Jalaludin menjelaskan bahwa longsor yang mengakibatkan empat rumah rusak itu akibat runtuhnya tembok penahan tanah (TPT) dengan ketinggian sekitar 8 meter.
“Longsor pada tebingan (TPT) teras, kamar, dengan posisi rumah yang berdempetan dikarenakan hujan dengan kurungan waktu yang cukup lama ditambah tidak adanya saluran pembuangan air sehingga membuat tanah yang berada di atas gembur,” terang Jalaludin.
Sementara itu, kata dia, longsor yang terjadi di Desa Cibadak, Sukamakmur, pada Senin pagi, mengakibatkan satu unit rumah yang dihuni oleh empat jiwa mengalami kerusakan sedang.
“Rumah belum diperbaiki oleh pemiliknya dan perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait kekhawatiran hujan turun kembali akan terjadi longsor susulan,” ungkapnya. (PB/*)