
Harnas.id, KOTAMOBAGU – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Turnamen TIDAR Drag Race Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, berakhir dengan kecelakaan pada Minggu (9/8/2026). Sebuah mobil peserta drag race mengalami masalah saat mendekati garis finis hingga oleng dan menabrak pagar pembatas serta sejumlah penonton.
Kegiatan balap tersebut digelar sejak pukul 09.00 WITA di sirkuit nonpermanen yang berada di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai. Insiden terjadi sekitar pukul 15.50 WITA ketika salah satu peserta memasuki lintasan untuk mengikuti kelas FFA (Free For All).
Dragster bernama Tian Ngantung dari Tim Mc Joe saat itu memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Namun ketika memasuki titik akhir lintasan, kendaraan mengalami trouble sehingga kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kiri sirkuit.
Mobil kemudian menghantam pagar pembatas di sisi kiri area finis. Pada saat bersamaan, sejumlah warga yang menyaksikan perlombaan berada di belakang pagar pembatas tersebut dan ikut terdampak dalam kecelakaan.
Petugas medis, panitia, serta personel Polri yang melakukan pengamanan langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban. Para korban kemudian dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus proses identifikasi.
Data sementara korban yang dievakuasi tercatat sebagai berikut:
1. Di RS Monompia:
- Harianti Mokoginta, Bilalang 3 Utara (MD)
- Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk (LB)
- Hadi Toisi, Pangian Tengah (LB)
- Ali Jojang, Bilalang 4 (LB)
- Murdani Pobela, Bilalang Baru (LB)
- Muxin Dondo, Pontodon Timur (LB)
- Arhan Mokoginta, Bilalang 3 (LB)
- Rapiska Mokodongan, Genggulang (LB)
- Enjelia Lito, Bilalang 3 (LB)
- Prasetio Mokodongan, Pontodon (LR)
2. Di RS Pobundayan:
- Lisma Mokoginta, Bilalang Utara (MD)
- Ali Ponamon, Pontodon Induk (MD)
- Risna Longkun, Bilalang Baru (MD)
- Johar Mokoginta, Pontodon (MD)
- Biyo Mokoagow, Bilalang 3 (MD)
- Rina Longkun, Bilalang Baru (LB)
- 1 orang belum diketahui identitasnya
Setelah kecelakaan terjadi, panitia memutuskan menghentikan seluruh rangkaian perlombaan. Penghentian dilakukan sekitar pukul 16.05 WITA untuk memberikan ruang bagi proses evakuasi dan penanganan para korban.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika perlombaan masih berlangsung dan melibatkan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. Posisi penonton di balik pagar pembatas pada sisi lintasan menjadi salah satu bagian yang kini menjadi perhatian dalam penanganan insiden tersebut.
Hingga laporan awal ini disusun, proses penanganan korban dan identifikasi masih berlangsung. Data mengenai jumlah korban meninggal dunia juga masih dalam proses pemutakhiran oleh pihak terkait.
Catatan sementara menyebutkan enam orang telah teridentifikasi meninggal dunia, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan dan proses identifikasi. Dengan adanya perbedaan antara daftar korban sementara dan catatan jumlah korban meninggal dunia, data akhir masih menunggu pembaruan resmi dari pihak rumah sakit maupun aparat terkait.
Editor: IJS










