Pilmapres 2026 Digelar di Unpad, Ribuan Mahasiswa Disaring untuk Cari yang Paling Siap ke Nasional

Foto bersama para mahasiswa berprestasi yang mewakili LLDikti Wilayah IV pada Pilmapres tingkat nasional 2026 dan dua mahasiswa peraih juara favorit dengan panitia dan dewan juri. Foto: Jalasenastri Saprala
Foto bersama para mahasiswa berprestasi yang mewakili LLDikti Wilayah IV pada Pilmapres tingkat nasional 2026 dan dua mahasiswa peraih juara favorit dengan panitia dan dewan juri. Foto: Jalasenastri Saprala

Harnas.id, JATINANGOR – Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi tuan rumah Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Wilayah LLDIKTI Wilayah IV Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Iwa Koesoemasoemantri Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (4/5/2026), mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten.

Ajang tahunan tersebut menjadi salah satu pintu menuju Pilmapres tingkat nasional. Para peserta yang hadir sebelumnya telah melewati proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat fakultas hingga perguruan tinggi masing-masing.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengatakan kompetisi ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk mengukur kualitas dan potensi mahasiswa di tingkat wilayah.

“Total mahasiswa (wilayah LLDIKTI IV) ada 783.999 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, kalian yang hadir hari ini adalah bibit-bibit terbaik yang akan mewakili ratusan ribu mahasiswa. Saya percaya seluruh finalis di sini sudah merupakan mahasiswa terbaik. Namun, melalui seleksi ini kami harus memilih yang terbaik di antara yang terbaik,” ujar Lukman.

Ia menjelaskan, sebanyak 15 finalis kategori sarjana dan 15 finalis kategori diploma lolos ke tahap seleksi tingkat wilayah tahun 2026. Para finalis nantinya akan bersaing untuk menjadi wakil LLDIKTI Wilayah IV pada ajang Pilmapres nasional.

Menurut Lukman, Pilmapres memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa sekaligus menggali potensi yang belum sepenuhnya terlihat selama proses akademik di kampus.

“Pilmapres bukan semata-mata menentukan siapa yang menjadi juara, yang paling penting adalah bagaimana membentuk karakter serta mengeksplorasi potensi mahasiswa. Kalian adalah talenta-talenta terbaik yang kami yakini memiliki kemampuan luar biasa, hanya saja potensi tersebut belum sepenuhnya tergali dan ditunjukkan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D., mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas selama seleksi berlangsung. Ia menilai seluruh finalis yang hadir sudah membawa prestasi besar bagi kampus masing-masing.

“Tetap junjung tinggi sportivitas dan berikan performa terbaik, karena siapa pun yang nantinya terpilih sebagai pemenang, sesungguhnya seluruh mahasiswa yang hadir di sini adalah para pemenang yang akan meraih masa depan yang gemilang,” ujar Inu.

Dalam proses seleksi, peserta menjalani sejumlah tahapan penilaian yang mencakup:

  • Capaian Unggulan (CU)
  • Gagasan Kreatif (GK)
  • Produk Inovatif (PI)
  • Kemampuan Bahasa Inggris (BI)

Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari berbagai perguruan tinggi dan bidang keahlian. Tim juri terdiri dari akademisi dan pakar yang menilai kualitas akademik, inovasi, kemampuan komunikasi, hingga daya saing peserta.

Beberapa nama juri di antaranya:

  • Dr. Drs. Slamet Usman Ismanto, M.Si.
  • Prof. Dr. Rimbawan
  • Prof. Dr. Agus Setiabudi, S.T., M.T.
  • Dr. Maulana Rezi Ramadhana, M.Psi. Psik
  • Prof. Dr. Heris Hendriana, M.Pd.
  • Dr. Asnita Frida Sebayang, SE, M.Si
  • Lisa Kristiana, Ph.D.
  • Muhammad Yazidus Syukri, S.S., M.Pd.
  • Dr. Ervina C.M. Simatupang, S.S., M.Hum.
  • Dr. Lestari Manggong, M.Hum.
  • Dr. Epin Saepudin, M.Pd.
  • Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si.

Pada penutupan kegiatan, Juri Gagasan Kreatif, Prof. Dr. Heris Hendriana, M.Pd., mengingatkan peserta agar tidak terpaku pada gelar juara semata. Menurutnya, relasi dan jejaring yang terbentuk selama kompetisi justru menjadi modal penting untuk masa depan.

“Apa pun itu, prestasi hari ini adalah portofolio bagi para mahasiswa untuk masa depan yang lebih cerah dan tercerahkan,” kata Prof. Heris.

Di akhir kegiatan, diumumkan 12 mahasiswa terpilih yang akan mewakili LLDIKTI Wilayah IV pada Pilmapres tingkat nasional. Masing-masing terdiri dari enam mahasiswa kategori sarjana dan enam mahasiswa kategori diploma.

Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan khusus, yakni:

  • Anugerah Komunikasi dan Budaya kepada Rainova Rahaniawan dari Institut Teknologi Nasional Bandung.
  • Anugerah Bakti Olahraga kepada Lala Diah Pitaloka dari Politeknik Mardira Indonesia.

Ajang Pilmapres 2026 ini menjadi gambaran bagaimana kompetisi mahasiswa kini tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga kemampuan inovasi, komunikasi, dan kontribusi nyata di masyarakat.

Editor: IJS