Rasa Keselamatan Terwujud, Warga Kota Batu Bersatu Bangun Pembatas Pagar Jembatan

Pagar jembatan. Foto: Harnas.id

BOGOR, Harnas.id – Warga Gang H. Mansyur RW 07 Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, merasa senang karena pembangunan pembatas pagar di Jembatan Gang H. Mansyur telah selesai.

Dampak terpelosoknya pengendara sepeda motor hingga terjeblos di Jalan H. Mansyur Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, mendorong warga dan pengurus RW 07 untuk bersatu dalam membangun pembatas pagar jembatan.

“Ada beberapa kejadian warga terpelosok dan terjeblos di sini, mungkin disebabkan air yang tinggi sehingga lubang tidak terlihat,” terangnya.

Melihat kecelakaan yang telah terjadi, warga dengan antusias berpartisipasi dalam pembangunan pembatas jembatan agar ke depannya tidak terjadi hal serupa. Meskipun anggaran belum tersedia, tanpa instruksi dari pihak Pemdes, RW tetap melaksanakan pembangunan pembatas jembatan tersebut.

Pengurus RW mengambil langkah preventif untuk menanggulangi keluhan masyarakat dengan mendirikan pembatas jalan atau pagar jembatan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dengan pembangunan pagar pembatas ini, saya sebagai pengurus RW ingin memberikan rasa aman dan keselamatan bagi warga kami agar kejadian tidak diinginkan seperti sebelumnya tidak terulang kembali,” ungkapnya.

“Pembangunan ini mendapatkan dukungan dari Kepala Desa Setempat dan Organisasi Barisan Benteng Raya Pajajaran (BBRP). Warga juga merasa senang dengan adanya pembangunan ini,” tambahnya.

Dalam keterangan terpisah, pihak Pemdes memberikan apresiasi kepada RW 07 Desa Kota Batu sebagai contoh yang patut diikuti oleh RW lainnya untuk sigap dan tanggap terhadap situasi yang tidak diinginkan.

Sekdes Desa Kota Batu, Lukman, menyatakan, “Kami berencana memiliki tanah hibah yang akan dijadikan lapangan voli, lapangan bulu tangkis, dan pos yandu yang bermanfaat bagi kegiatan positif warga. Salah satu warga Desa Kota Batu juga telah menghibahkan tanah kepada kami.”

Lebih lanjut, Lukman mengimbau, Ketika wilayah sudah dibangun dengan infrastruktur baik jalan atau mendapatkan bantuan dari pemerintah atau pun secara mandiri, diharapkan ke depannya untuk menjaga bersama-sama kualitas jalan tersebut.

“Jika ada kerusakan sedikit pun, mari kita perbaiki dengan gotong-royong masyarakat,” pungkasnya.

(Rajiv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini