Harnas.id, BATAM – Kasus penikaman yang terjadi di kawasan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, menjadi sorotan publik setelah peristiwanya ramai diperbincangkan di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) di sebuah rumah di kawasan Perumahan Family Dream. Dalam kejadian itu, seorang pria berinisial MY diamankan polisi setelah diduga melakukan penyerangan terhadap dua orang pria.
Akibat kejadian tersebut, salah satu korban berinisial AS dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya berinisial AB mengalami luka dan sempat mendapatkan perawatan medis.
Informasi mengenai insiden ini pertama kali ramai beredar di media sosial melalui sejumlah unggahan yang membahas kronologi kejadian. Warganet kemudian menyoroti dugaan motif asmara yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa penikaman tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi antara pelaku dan korban.
Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono menjelaskan bahwa pelaku diduga tersulut emosi setelah mendapati korban berada bersama pria lain di dalam rumah.
Sebelum kejadian, pelaku diketahui sempat mengikuti pergerakan korban. Pelaku kemudian mendatangi lokasi setelah mengetahui keberadaan korban melalui fitur berbagi lokasi.
Saat berada di lokasi, pelaku melihat korban bersama pria lain sehingga terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi penyerangan menggunakan senjata tajam.
Setelah kejadian tersebut, pelaku tidak melarikan diri. Ia justru mendatangi kantor polisi untuk menyerahkan diri kepada petugas pada hari yang sama.
Petugas kepolisian kemudian mengamankan pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara lengkap kronologi peristiwa tersebut.
Saat ini penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa penikaman yang menewaskan satu orang tersebut.
Editor: IJS











