Kepastian Berinvestasi, 13 Badan Usaha Pelabuhan Tercatat Sudah Konsesi

Foto udara Pelabuhan Marunda | breakingnews

HARNAS.ID – Perjanjian konsesi merupakan poin penting bagi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dalam memulai investasi, baik untuk pengelolaan terminal maupun pelabuhan. Berdasar catatan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), sedikitnya 13 perusahaan sudah konsesi.

“Itu terlampir data terkini,” kata Wakil Ketua Umum ABUPI Ari Yanto kepada HARNAS.ID, Rabu (9/9/2020).

Konsesi adalah kerja sama antara pemerintah dan badan usaha dalam pengelolaan pelabuhan yang turut menetapkan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Konsistensi dalam mematuhi perjanjian konsesi pelabuhan merupakan syarat mutlak untuk mendorong investasi di sektor kepelabuhanan.

“Jika ingin (kepastian) investasi di bidang pelabuhan, BUP BUMN atau swasta harus melakukan perjanjian konsesi. Selain sebagai bentuk kepatuhan pada hukum, tentunya menjadi penentu keberhasilan pembangunan pelabuhan,” ujarnya.

Sebelum mengajukan konsesi, harus ada kesepakatan antarsemua pihak terkait. Menurut dia, untuk mendapatkan konsesi tidak butuh waktu lama atau sekitar satu tahun. Prosesnya terbagi atas pengajuan proposal, evaluasi, hingga persetujuan konsesi.

Adapun 13 perusahaan yang sudah konsesi yakni BUP PT Krakatau Bandar Samudera (Terminal Cigading Pelabuhan Banten), BUP PT Pelabuhan Tegar Indonesia (Terminal Marunda Center, Marunda), BUP PT Delta Artha Bahari Nusantara (Terminal DABN, Probolinggo), BUP PT  Karya Citra Nusantara (Terminal KCN Marunda).

BUP PT Berlian Manyar Sejahtera (Terminal Manyar Pelabuhan Gresik), BUP PT Wahyu Samudera Indonesia (Terminal Petikemas Muara Jambi Pelabuhan), BUP PT Indo Kontainer Sarana (Terminal Indo Kontainer Pontianak), BUP PT Indonesia Multi Purpose Terminal (STS Taboneo, Banjarmasin).

BUP PT Pelabuhan Swangi Indah (Terminal Pelabuhan Swangi Indah Kotabaru), BUP PT Sarana Abadi Lestari (Terminal SAL, Samarinda), BUP PT Lamongan Integrated Shorbase (Terminal Lamongan Shorbase, Lamongan), BUP PT Bandar Bakau Jaya (Terminal Bandar Bakau Jaya Cilegon), dan BUP PT Siam Maspion Terminal (Terminal SMT, Gresik).

Sementara itu, tercatat pula tujuh BUP yang sedang proses konsesi. Perusahaan tersebut yakni PT Indika Logistics & Support Services (Terminal Interport, Balikpapan), PT Pelabuhan Rembang Kencana (Terminal Sluke, Rembang), PT Pelabuhan Penajam Banua Taka (Terminal Eastkal, Balikpapan), PT Bandar Teguh Abadi (Terminal Maredan, Pekanbaru).

Selain itu, BUP PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (STS Muara Berau, Samarinda), BUP PT Ambang Barito Nusapersada (Alur Pelayaran Ambang Sungai Barito), dan BUP PT Pelabuhan Buana Reja (Terminal TIA Bunati, Satui).

Editor: Ridwan Maulana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini