Muskot IV PGI Kota Bogor Siap Digelar, Sejumlah Tokoh Golf dan Olahraga Dijadwalkan Hadir

Ketua Steering Committee (SC) Muskot IV PGI Kota Bogor, Refly dan Ketua Organizing Committee, Syarif Hidayatullah. Foto: Harnas.id
Ketua Steering Committee (SC) Muskot IV PGI Kota Bogor, Refly dan Ketua Organizing Committee, Syarif Hidayatullah. Foto: Harnas.id

Harnas.id, BOGOR – Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Bogor mulai mematangkan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) IV Tahun 2026. Agenda organisasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026 di Kota Bogor dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepengurusan serta program organisasi ke depan.

Ketua Steering Committee (SC) Muskot IV PGI Kota Bogor, Reflianosa Ibrahim, mengatakan seluruh perangkat kepanitiaan telah terbentuk dan saat ini fokus pada penyelesaian tahapan persiapan menjelang hari pelaksanaan.

Menurut Refly, baik Steering Committee maupun Organizing Committee telah bekerja sesuai tugas masing-masing guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

“Panitia pelaksanaan Muskot PGI Kota Bogor telah terbentuk, baik Steering Committee maupun Organizing Committee. Saat ini seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan musyawarah berjalan lancar dan sukses,” ujar Refly.

Muskot IV PGI Kota Bogor nantinya akan menjadi forum strategis bagi organisasi golf di Kota Hujan. Selain membahas berbagai program kerja, forum tersebut juga menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus menentukan kepengurusan untuk periode berikutnya.

Dalam proses persiapan, panitia juga telah melakukan komunikasi dan audiensi dengan sejumlah tokoh yang selama ini memiliki peran penting dalam pengembangan olahraga golf maupun olahraga prestasi di Kota Bogor.

Refly yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengurus PGI Kota Bogor menjelaskan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Penasihat PGI Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Deddy Sumarna.

Selain itu, jajaran pengurus PGI Jawa Barat juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap keberlanjutan pembinaan olahraga golf di Kota Bogor.

“Ketua Wanhat PGI Kota Bogor Dedie A. Rachim, Ketua KONI Kota Bogor Deddy Sumarna, serta Ketua PGI Jawa Barat M Sirodzudin serta jajaran PGI Jawa Barat dikonfirmasi akan hadir,” kata Refly.

Panitia juga telah menyampaikan undangan kepada seluruh klub dan lapangan golf yang terdaftar dalam administrasi PGI Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan partisipasi seluruh elemen golf yang berada di wilayah Kota Bogor.

Kehadiran klub dan pengelola lapangan golf dinilai penting karena mereka menjadi bagian dari ekosistem pembinaan atlet serta pengembangan olahraga golf di daerah.

“Panitia telah menyampaikan undangan kepada klub-klub dan lapangan golf yang terdaftar di PGI Jawa Barat agar dapat berpartisipasi dalam Muskot PGI Kota Bogor,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Muskot IV PGI Kota Bogor, Syarif Hidayatullah, memastikan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan kegiatan telah disiapkan secara menyeluruh.

Menurutnya, berbagai aspek mulai dari lokasi kegiatan hingga materi persidangan telah dirampungkan sehingga panitia kini tinggal melakukan penyempurnaan akhir menjelang hari pelaksanaan.

“Mulai dari kesiapan lokasi penyelenggaraan hingga materi-materi musyawarah seluruhnya sudah rampung. Kami optimistis Muskot PGI Kota Bogor dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Syarif.

Syarif yang juga dikenal sebagai wartawan senior serta Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menambahkan, panitia berharap Muskot IV PGI Kota Bogor dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik yang mampu mendukung kemajuan organisasi sekaligus perkembangan olahraga golf di Kota Bogor.

Dengan persiapan yang telah mencapai tahap akhir, Muskot IV PGI Kota Bogor diharapkan menjadi forum yang tidak hanya berjalan lancar secara administratif, tetapi juga mampu menghasilkan arah kebijakan yang mendukung pembinaan atlet dan penguatan organisasi golf di masa mendatang.

Editor: IJS