
Harnas.id, BOGOR — Mengurus paspor kini bisa menjadi pilihan aktivitas saat akhir pekan bagi warga Bogor. Kantor Imigrasi Bogor menghadirkan layanan paspor pada hari Minggu melalui program Pasporia di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bogor.
Layanan tersebut turut dikunjungi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat menghadiri peringatan World Cleanup Day (WCD) Tingkat Kota Bogor Tahun 2026, Minggu (4/10/2026). Dedie datang bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor dan sejumlah kepala perangkat daerah dengan berjalan kaki menuju lokasi kegiatan.
Dalam perjalanan, Dedie sekaligus melihat kondisi pedestrian dan ruas jalan di sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Sudirman yang menjadi kawasan pelaksanaan CFD. Ia juga menyapa warga yang sedang berolahraga maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Sejumlah warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, terlihat menyambut kehadiran Dedie. Beberapa di antaranya bahkan mengajak Wali Kota Bogor tersebut untuk berswafoto.
Selain menyapa warga, Dedie mengunjungi sejumlah tenant pelaku UMKM dan layanan publik yang memanfaatkan kawasan CFD untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Salah satu layanan yang menjadi perhatian adalah Pasporia yang dibuka Kantor Imigrasi Bogor.
“Kesekian kali kita melaksanakan CFD di Kota Bogor, banyak instansi vertikal yang memanfaatkannya untuk memberikan pelayanan secara langsung bagi masyarakat. Salah satunya Kantor Imigrasi Bogor dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang menyelenggarakan layanan paspor di hari Minggu melalui Pasporia,” kata Dedie didampingi Kepala Kantor Imigrasi Bogor Ritus Ramadhana.
Menurut Dedie, kehadiran pelayanan administrasi di ruang publik seperti CFD dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini terkendala waktu. Terlebih, sebagian warga harus bekerja pada hari kerja sehingga tidak mudah meninggalkan aktivitas untuk mengurus dokumen administrasi.
“Pelayanan di hari Minggu ini tidak terlepas dari banyaknya masyarakat yang tidak memiliki waktu atau kesulitan mengurus pembuatan paspor karena tidak mendapatkan izin pada hari kerja,” ujarnya.
Dedie berharap layanan paspor pada akhir pekan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Menurutnya, keberlanjutan pelayanan di luar hari kerja akan memberi pilihan waktu yang lebih fleksibel bagi masyarakat untuk mengakses layanan publik.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Bogor Ritus Ramadhana menjelaskan, Pasporia atau Paspor Ceria di Hari Minggu merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Imigrasi. Program tersebut dirancang untuk menghadirkan pelayanan di luar jam kerja dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
“Kami membuat pelayanan di luar jam kerja pada hari Minggu. Warga sangat antusias. Dari 30 kuota yang kami siapkan, semuanya penuh,” kata Ritus.
Penuhnya kuota yang disediakan menjadi salah satu gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan paspor pada akhir pekan. Bagi warga yang sulit memperoleh izin pada hari kerja, layanan seperti ini memberikan pilihan waktu tanpa harus mengganggu rutinitas pekerjaan.
Ritus mengatakan, pelaksanaan Pasporia juga harus disesuaikan dengan ketersediaan personel serta cakupan wilayah pelayanan Kantor Imigrasi Bogor. Karena itu, pihaknya akan mengupayakan pelaksanaan layanan tersebut secara optimal dengan sistem bergantian.
Layanan Pasporia nantinya direncanakan hadir di dua lokasi CFD, yakni kawasan CFD Kota Bogor dan CFD Kabupaten Bogor. Skema bergantian tersebut menjadi upaya Kantor Imigrasi Bogor agar pelayanan di luar jam kerja tetap dapat menjangkau masyarakat di wilayah yang menjadi cakupan pelayanannya.
Editor: IJS










