Polda Sumbar Kerahkan Dua K9 Herder Sisir Jalur Air Bah di Solok

Personel Unit Polsatwa Polda Sumbar bersama K9 melakukan penyisiran di kawasan terdampak air bah di Solok. Foto: Polda Sumbar
Personel Unit Polsatwa Polda Sumbar bersama K9 melakukan penyisiran di kawasan terdampak air bah di Solok. Foto: Polda Sumbar

Harnas.id, SOLOK – Polda Sumatera Barat mengerahkan Unit Polsatwa Direktorat Samapta untuk membantu pencarian di kawasan yang terdampak air bah, Kamis (24/9/2026). Dalam operasi tersebut, tim membawa dua ekor anjing pelacak atau K9 dengan spesifikasi Search and Rescue (SAR).

Penyisiran dilakukan mulai dari kawasan belakang Kantor Bupati dengan mengikuti jalur aliran air bah. Penggunaan K9 menjadi salah satu upaya kepolisian untuk menjangkau area yang sulit ditelusuri sekaligus mencari jejak maupun petunjuk yang dapat membantu proses pencarian.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, pengerahan Unit Polsatwa K9 merupakan bagian dari respons kepolisian dalam mengoptimalkan pencarian di lokasi terdampak. Kemampuan satwa dengan spesifikasi SAR dinilai dapat mendukung penyisiran pada medan yang dipengaruhi material air bah.

“Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah,” ujar Susmelawati, Kamis (24/9/2026).

Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman. Tim dipimpin Kasubnit Harvet Polsatwa Aipda Hamidi Rahmadhoni, bersama Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat.

Selain personel, operasi pencarian didukung dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa. Dua ekor K9 yang dikerahkan merupakan jenis Herder dengan spesifikasi SAR untuk membantu pencarian di sepanjang jalur yang terdampak air bah.

Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, keberadaan satwa pelacak terlatih menjadi bagian penting dalam upaya memperluas dan memaksimalkan pencarian di lokasi. Tim memulai penyisiran dari titik belakang Kantor Bupati kemudian bergerak mengikuti jalur aliran air bah.

“Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi,” kata Andre.

Hingga berita ini diturunkan, personel Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran di lapangan. Operasi dilakukan secara intensif dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Editor: IJS