
Harnas.id, DEPOK – Kedai kopi kini berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat menikmati secangkir kopi. Kebutuhan masyarakat terhadap ruang yang bisa digunakan untuk nongkrong, hiburan, meeting hingga produksi konten membuat konsep coffee shop multifungsi semakin menarik.
Salah satunya Transitory Coffee & Kitchen di Depok, yang menghadirkan konsep ruang berkumpul dengan berbagai fasilitas hiburan dan aktivitas kreatif dalam satu tempat.

Manager Transitory Coffee & Kitchen, Adit, mengatakan konsep tersebut sengaja dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengunjung yang ingin memiliki tempat nongkrong dengan pilihan aktivitas yang lebih beragam.
“Konsep kami bukan hanya tempat untuk ngopi. Kami ingin Transitory bisa menjadi ruang untuk berkumpul, bermain, meeting, membuat event sampai teman-teman kreator membuat konten,” ujar Adit.
Transitory Coffee & Kitchen menyediakan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung. Di antaranya karaoke room, PlayStation 4, mini games, mini billiard, serta meeting room.
Kehadiran fasilitas tersebut membuat pengunjung memiliki banyak pilihan aktivitas. Mereka bisa sekadar menikmati kopi dan berbincang, bermain bersama teman, hingga menggunakan ruang untuk kebutuhan yang lebih serius.
Adit menilai fleksibilitas menjadi salah satu hal penting dalam konsep Transitory Coffee & Kitchen.
“Kami ingin orang datang ke sini bisa menyesuaikan kebutuhannya. Mau santai, main game, karaoke, meeting atau mengadakan kegiatan, semuanya bisa dilakukan di sini,” katanya.

Selain aktivitas harian, Transitory Coffee & Kitchen juga membuka ruang untuk berbagai kegiatan dan acara.
Sejumlah kegiatan yang dapat digelar di antaranya event musik, arisan, meeting, seminar hingga pesta ulang tahun.
Konsep venue yang lebih santai membuat kegiatan komunitas maupun acara personal dapat berlangsung dengan suasana yang tidak terlalu formal.
Transitory Coffee & Kitchen juga menyasar perkembangan ekonomi kreatif dan industri konten digital.
Adit mengatakan pihaknya memberikan dukungan untuk kebutuhan produksi konten, termasuk live video cover music, podcast hingga live TikTok.
“Kami juga support teman-teman yang ingin membuat konten. Ada ruang untuk podcast, live TikTok, sampai live video cover musik. Harapannya, Transitory bisa menjadi tempat bertemunya komunitas dan para kreator,” ujar Adit.

Menurutnya, keberadaan ruang kreatif menjadi penting karena semakin banyak masyarakat yang menjadikan produksi konten sebagai bagian dari aktivitas maupun pekerjaan.
Konsep coffee shop multifungsi membuat aktivitas pengunjung tidak berhenti pada menikmati makanan dan minuman.

Pengunjung dapat menggunakan tempat tersebut untuk bersosialisasi, menggelar acara, bermain, bekerja hingga menghasilkan konten digital.
Bagi Transitory Coffee & Kitchen, konsep tersebut menjadi upaya menghadirkan ruang yang lebih adaptif dengan gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas kreatif di Depok.
“Intinya kami ingin tempat ini bisa dipakai banyak kalangan. Bukan hanya untuk nongkrong, tetapi juga untuk membangun komunitas, berkarya dan membuat kegiatan yang positif,” tutur Adit.

Dengan perpaduan fasilitas hiburan, ruang pertemuan dan dukungan aktivitas kreatif, Transitory Coffee & Kitchen Depok mencoba menawarkan pengalaman coffee shop yang lebih lengkap.
Ngopi bisa, meeting bisa, bermain bisa, bikin konten juga bisa. Transitory Coffee & Kitchen hadir membawa konsep ruang yang tidak hanya menawarkan kopi, tetapi juga pengalaman dan aktivitas dalam satu tempat.
Editor: IJS






