
Harnas.id, Yahukimo – Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo bergerak cepat menangani insiden penembakan terhadap warga sipil di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (27/4/2026).
Korban berinisial RK (29), yang diketahui merupakan tenaga profesional di lingkungan pemerintah daerah, mengalami luka serius akibat tembakan. Saat ini korban telah dirujuk ke fasilitas kesehatan di Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Peristiwa terjadi pada siang hari saat korban tengah dalam perjalanan di wilayah Distrik Dekai. Setelah kejadian, aparat langsung melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan lokasi guna mencegah potensi gangguan lanjutan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami satu luka tembak di bagian leher kiri serta beberapa luka tambahan yang diduga berasal dari pecahan proyektil. Penanganan medis dilakukan sesuai prosedur, sementara pihak keluarga juga telah mendapat pendampingan.
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menyampaikan korban langsung ditangani setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami satu luka tembak pada bagian leher sebelah kiri serta sejumlah luka akibat pecahan proyektil, dan saat ini telah dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk perawatan lanjutan,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat melakukan serangkaian langkah cepat. Mulai dari pengamanan wilayah, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga pemeriksaan saksi dan pengumpulan informasi di lapangan.
“Petugas langsung melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi, melaksanakan olah TKP, memeriksa saksi, dan mendalami informasi di lapangan. Saat ini penyelidikan intensif terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan,” jelasnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aksi kekerasan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran serius dan akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.
“Setiap aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, terukur, dan berkeadilan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan informasi penting kepada pihak keamanan,” ujarnya.
Saat ini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo. Penguatan pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik strategis guna menjaga situasi tetap kondusif.
Langkah penegakan hukum akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terulangnya aksi serupa di wilayah tersebut.
Editor: IJS










