DPRD Kota Bogor Terima Aspirasi Satpam dari Berbagai Instansi

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor saat menghadiri pertemuan bersama para satuan pengamanan (satpam) dari berbagai instansi di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu (18/7/2026). Foto: Harnas.id
Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor saat menghadiri pertemuan bersama para satuan pengamanan (satpam) dari berbagai instansi di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu (18/7/2026). Foto: Harnas.id

Harnas.id, BOGOR – DPRD Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga satuan pengamanan (satpam) dalam pertemuan bersama para petugas keamanan dari berbagai instansi yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor, Sabtu (18/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, H. Zenal Abidin hadir mewakili unsur pimpinan DPRD Kota Bogor sekaligus menyampaikan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Bogor dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan para petugas keamanan yang menjadi garda terdepan menjaga keamanan di berbagai fasilitas publik maupun swasta.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan satuan pengamanan dari berbagai instansi, di antaranya DPRD Kota Bogor, PMI Unit Bank Darah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Dinas Pendidikan Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, kawasan perumahan, sekolah swasta, hingga sektor perbankan.

Forum berlangsung dalam suasana dialogis dengan membuka ruang bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini menjadi perhatian para tenaga keamanan.

Forum pertemuan satpam se-Kota Bogor di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor membahas peningkatan kompetensi, kesejahteraan, serta kebutuhan perlengkapan kerja sebagai upaya mendukung profesionalisme tenaga keamanan. Foto: Harnas.id
Forum pertemuan satpam se-Kota Bogor di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor membahas peningkatan kompetensi, kesejahteraan, serta kebutuhan perlengkapan kerja sebagai upaya mendukung profesionalisme tenaga keamanan. Foto: Harnas.id

Beberapa isu utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut meliputi peningkatan kompetensi melalui program pendidikan dan pelatihan (diklat), penyesuaian tingkat kesejahteraan, termasuk harapan terhadap besaran gaji yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih serius, serta pemenuhan kebutuhan perlengkapan kerja seperti seragam dinas yang hingga kini masih dirasakan kurang memadai.

Selain itu, peserta juga berharap adanya perhatian dari pemerintah terhadap standar kesejahteraan tenaga satpam yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat di lingkungan kerja masing-masing.

Zenal Abidin menyampaikan bahwa seluruh masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan untuk diteruskan kepada perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor, agar dapat dikaji dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan para tenaga keamanan sehingga profesionalisme dalam menjalankan tugas dapat terus ditingkatkan.

“Satpam merupakan mitra strategis dalam menciptakan rasa aman di lingkungan kerja maupun pelayanan publik. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan mereka perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara para tenaga satuan pengamanan dengan pemerintah daerah, sehingga berbagai aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup dan profesionalisme satpam di Kota Bogor.

Melalui sinergi antara DPRD Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, serta seluruh pemangku kepentingan, upaya meningkatkan kesejahteraan satpam diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan keamanan di berbagai sektor, baik pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perbankan, maupun lingkungan permukiman.

Editor: IJS