Harnas.id, DEPOK – Sekumpulan pemuda yang menamakan dirinya Ruang Baca Sarang Buku (Ruba Sabu) membuat perpustakaan guna mengurangi pemakaian gadget pada anak-anak.
Tidak hanya membaca buku, Ruba Sabu menawarkan permainan yang dapat membuat anak-anak lupa untuk memainkan ponsel pintarnya.
“Di sini kami ada mewarnai dan kolase,” ungkap Rimba yang merupakan penggerak dari Ruba Sabu.
Rimba juga menerangkan, perpustakaan yang ia dirikan bersama kawan-kawan sejak tahun 2018, merupakan bentuk untuk menepis minimnya minat baca di Kota Depok.
“Di sini kami ingin memberitahu kalau minat baca itu masih digemari oleh anak-anak, ini juga bisa sebagai bukti bahwa di Kota Depok masih memiliki semangat berliterasi,” jelasnya saat ditemui wartawan Harnas.id, (17/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama satu setengah jam itu, sudah mampu membuat anak-anak melupakan bermain gadget dan fokus melakukan asah kreatifitas sejak usia di bawah dewasa.
Menurut Rimba, anak-anak yang berada di lingkungan RW 011, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, terlihat pemikirannya sudah terkontaminasi dengan efek buruk pemakaian gadget.
“Kadang mereka suka melontarkan kata-kata makian yang seharusnya tidak dilakukan oleh sesama mereka, tentu kami coba memberi peringatan kepada mereka dengan mengatakan ‘aw’ jika ada yang memaki. Sejauh ini mereka sedang membiasakan agar mendengar peringatannya,” tutur pemuda yang lahir di tahun reformasi itu.
Dengan kegiatan yang berlangsung dari sore hingga menjelang malam, Rimba menaruh harap kepada anak-anak yang datang konsisten di Ruba Sabu.
“Sebenarnya melakukan kegiatan ini aku ingin belajar membentuk pemikiran anti penjajahan dan sikap yang tidak berkompromi dengan segala macam bentuk penindasan, dan semoga itu bisa dipraktekkan oleh mereka juga.” pungkasnya. (Jengkry)











