899 Capaja Akademi TNI Tuntas Pendidikan, Kasad Hadir Saat Langkah Terakhir Menuju Praspa 2026

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri penutupan pendidikan Capaja Akademi TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Dok. Dispenad)
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri penutupan pendidikan Capaja Akademi TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. (Dok. Dispenad)

Harnas.id, JAKARTA – Menjelang pelaksanaan Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Calon Perwira Remaja (Capaja) Taruna Akademi TNI di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan yang telah dijalani para Capaja di masing-masing akademi. Tahapan ini sekaligus menjadi gerbang akhir sebelum para taruna resmi menyandang pangkat Perwira Remaja TNI.

Sebanyak 899 Capaja mengikuti upacara penutupan pendidikan tersebut. Mereka terdiri dari 514 Taruna Akademi Militer (Akmil), 230 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), dan 155 Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU).

Ratusan Capaja itu telah menyelesaikan seluruh kurikulum pendidikan sesuai bidang matra masing-masing. Dengan berakhirnya masa pendidikan akademi, mereka dinyatakan siap melanjutkan tahapan akhir pembentukan perwira yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Kehadiran Kasad bersama jajaran pejabat tinggi TNI menjadi bentuk perhatian sekaligus penghargaan kepada para Capaja yang telah berhasil menuntaskan pendidikan. Selama masa pembinaan, para taruna ditempa melalui proses yang menuntut kedisiplinan tinggi, integritas, kemampuan memimpin, serta ketahanan fisik dan mental.

Proses pendidikan yang dijalani para Capaja tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan keterampilan militer. Pembentukan karakter kepemimpinan juga menjadi bagian penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin dinamis di masa mendatang.

Penutupan pendidikan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier para calon perwira. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pembentukan di lingkungan akademi, mereka akan memasuki fase pengabdian yang lebih besar sebagai Perwira Remaja TNI.

Bekal ilmu pengetahuan, kemampuan teknis, karakter, serta jiwa kepemimpinan yang diperoleh selama pendidikan diharapkan menjadi modal utama dalam menjalankan tugas negara. Para calon perwira muda tersebut juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah.

Tahapan berikutnya yang akan dijalani para Capaja adalah Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada 21 Juli 2026.

Dalam upacara tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku Panglima Tertinggi Tentara Nasional Indonesia akan memimpin prosesi pelantikan. Selain Capaja Akademi TNI, calon perwira dari Polri juga akan dilantik secara resmi menjadi Perwira Remaja.

Rangkaian pendidikan dan pembentukan yang telah dijalani para Capaja diharapkan mampu melahirkan generasi perwira muda yang profesional, tangguh, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI juga diharapkan tetap menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Editor: IJS