
Harnas.id, BOGOR – Gerakan Pramuka di Kecamatan Tanah Sareal memasuki babak baru setelah jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan program kepramukaan yang lebih aktif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi. Kegiatan berlangsung di Aula Yayasan Tarbiyatus Shibyan (Yatashi), Jalan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (30/7/2026).
Berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor, kepengurusan baru Kwarran Tanah Sareal dipimpin Camat Tanah Sareal, Rokib, sebagai Ketua Mabiran. Sementara posisi Ketua Kwarran Tanah Sareal dipercayakan kepada Maesaroh.
Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menegaskan bahwa pergantian kepengurusan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menghadirkan energi baru sekaligus menjadi penggerak berbagai program yang memberi manfaat bagi anggota Pramuka maupun masyarakat luas.
Ia berharap keberadaan Pramuka tetap menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam pembentukan karakter generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Menurut Denny, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu wadah pendidikan nonformal yang selama ini berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkarakter.
“Saya memiliki keyakinan dengan kapasitas, kapabilitas serta kemampuan yang dimiliki, Pak Camat selaku Mabiran Tanah Sareal mampu mengorkestrasi Pramuka di Tanah Sareal,” kata Denny Mulyadi usai acara.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke sejumlah kwartir ranting di berbagai wilayah Kota Bogor. Agenda tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi organisasi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi program kepramukaan dengan pembangunan daerah.
Menurutnya, kehadiran Pramuka di tengah masyarakat harus mampu menjawab kebutuhan zaman dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.
Denny mengingatkan bahwa amanah yang diberikan kepada pengurus Mabiran, Kwarran, maupun LPK bukan sekadar jabatan organisasi. Di balik amanah tersebut terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga keberlangsungan dan perkembangan Gerakan Pramuka di wilayah Tanah Sareal.
Karena itu, para pengurus diharapkan mampu menjadi figur yang inspiratif, berdedikasi, serta memberikan contoh positif bagi seluruh anggota Pramuka.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama Gerakan Pramuka tetap sejalan dengan upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Menurut Denny, hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang menempatkan Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk generasi penerus bangsa.
Dalam struktur organisasi kepramukaan, lanjutnya, Mabiran memiliki fungsi penting dalam memberikan arah dan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan Kwarran. Peran tersebut dijalankan oleh camat bersama unsur Muspika melalui pembinaan, arahan, dukungan moral, hingga dukungan material.
Sementara itu, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) memiliki tugas untuk memastikan tata kelola organisasi berjalan dengan baik dan akuntabel. Fungsi LPK tidak hanya melakukan pemeriksaan keuangan, tetapi juga memberikan pembinaan agar pengelolaan organisasi berjalan secara profesional dan transparan.
“Kwartir Ranting harus senantiasa bersinergi dengan Mabiran dan LPK dalam menjalankan kebijakan kepramukaan di wilayah Tanah Sareal,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan, Denny juga mendorong agar berbagai program yang menarik, edukatif, dan inovatif terus dikembangkan.
Beberapa kegiatan yang didorong untuk terus diperkuat antara lain:
- Pesta Siaga
- Jambore Ranting
- Kegiatan Dewan Kerja Ranting (DKR)
- Kursus Mahir Dasar (KMD)
- Kursus Mahir Lanjutan (KML)
- Berbagai program inovatif kepramukaan lainnya
Di sisi lain, Ketua Mabiran Tanah Sareal, Rokib, mengajak seluruh jajaran Kwarran Tanah Sareal untuk mengambil peran aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Bogor melalui kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci penting yang harus dimiliki anggota Pramuka di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat. Karena itu, organisasi kepramukaan harus mampu menjadi ruang pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman.
Rokib berharap kepengurusan baru dapat membawa Gerakan Pramuka Tanah Sareal menjadi lebih maju, sekaligus menjadi wadah koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi yang efektif bagi seluruh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.
Editor: IJS










