PTM Seven Spin Turunkan Enam Atlet di Sasak Cup IV 2026, Gendok Lolos Pool

Atlet PTM Seven Spin Depok mengikuti Sasak The Challenger 2026 – Sasak Cup IV di Sasak Table Tennis Center, Kalimulya, Depok. Foto: Harnas.id
Atlet PTM Seven Spin Depok mengikuti Sasak The Challenger 2026 – Sasak Cup IV di Sasak Table Tennis Center, Kalimulya, Depok. Foto: Harnas.id

Harnas.id, DEPOK – Ajang tenis meja Sasak The Challenger 2026 – Sasak Cup IV mulai mempertemukan para pemain dari sejumlah klub di wilayah Depok, Bogor dan sekitarnya. Salah satu klub yang ambil bagian dalam turnamen tersebut adalah PTM Seven Spin Depok yang menurunkan enam atlet untuk bersaing di sejumlah divisi.

Turnamen Sasak Cup IV berlangsung di Sasak Table Tennis Center, Kalimulya, Depok, Jawa Barat. Kompetisi ini mengusung semangat persaingan sekaligus sportivitas dengan memberikan kesempatan kepada atlet maupun penghobi tenis meja untuk menguji kemampuan di level kompetisi.

PTM Seven Spin Depok menurunkan enam pemain, yakni Fredi, Kiki, Ghendox (Gendok), Rahmat, Anton dan Putra. Keenamnya terbagi dalam beberapa divisi sesuai kategori pertandingan yang diikuti.

Untuk Divisi 10, PTM Seven Depok diwakili Fredi dan Kiki. Sementara Gendok tampil di Divisi 9. Adapun Anton dan Putra turun di Divisi 8, sedangkan Rahmat dijadwalkan bertanding pada Divisi 7 dan 8.

Pada pertandingan babak pertama, Fredi harus menghadapi persaingan cukup ketat. Dalam dua pertandingan awal, Fredi belum berhasil meraih kemenangan setelah kalah dari Yusra dengan skor 0-3, kemudian kembali kalah dari Anwar dengan skor 0-3.

Sementara itu, Kiki juga menjalani dua pertandingan. Kiki kalah dari Pak Agus dengan skor 0-3, tetapi mampu memberikan perlawanan lebih ketat saat menghadapi Bu Endah.

Dalam pertandingan tersebut, Kiki harus mengakui keunggulan Bu Endah setelah melalui lima set dengan skor akhir 2-3.

Hasil tersebut menunjukkan persaingan di babak awal berlangsung cukup ketat, terutama bagi para pemain yang harus menghadapi lawan dengan pengalaman dan kemampuan berbeda.

Hasil positif diraih Gendok yang tampil di Divisi 9. Setelah menjalani pertandingan babak pertama, Gendok berhasil lolos dari pool dan berpeluang melanjutkan langkahnya ke babak berikutnya.

Salah satu pertandingan awal yang dijalani Gendok berlangsung sengit saat menghadapi Harto. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Harto dengan skor 3-2.

Meski demikian, hasil keseluruhan pertandingan di pool membuat Gendok tetap berhasil mengamankan posisi untuk melanjutkan persaingan.

Sementara itu, tiga atlet PTM Seven Spin Depok lainnya masih akan melanjutkan perjuangan pada pekan berikutnya.

Rahmat, Anton dan Putra dijadwalkan tampil pada pertandingan yang digelar Minggu depan. Rahmat akan menghadapi persaingan di Divisi 7 dan 8, sedangkan Anton dan Putra dijadwalkan turun di Divisi 8.

Kehadiran enam atlet PTM Seven Spin Depok di Sasak Cup IV menjadi kesempatan bagi klub tersebut untuk mengukur kemampuan para pemainnya sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Sasak Cup IV Hadirkan Persaingan Antarklub

Sasak The Challenger 2026 – Sasak Cup IV diselenggarakan dalam beberapa kategori. Single Divisi 9 dan 10berlangsung pada 11-13 September 2026, sedangkan Single Divisi 7 dan 8 dijadwalkan pada 18-20 September 2026.

Panitia memberikan prioritas kepada pemain dari Depok dan Bogor, ditambah peserta undangan. Turnamen ini juga menyediakan hadiah hingga Rp2,5 juta untuk juara pertama, selain piala, piagam dan suvenir.

Persaingan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi para pemain untuk meningkatkan mental bertanding, pengalaman serta kemampuan menghadapi lawan dari klub berbeda.

Bagi PTM Seven Spin Depok, perjalanan di Sasak Cup IV masih berlanjut. Setelah Gendok memastikan lolos pool, perhatian berikutnya tertuju kepada Rahmat, Anton dan Putra yang akan bertanding pada pekan depan.

Dengan semangat “Every Champion Was Once a Challenger”, Sasak Cup IV menjadi panggung bagi para pemain untuk membuktikan kemampuan sekaligus membuka peluang meraih prestasi di arena tenis meja.

Editor: IJS