Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya–Banjarmasin Bawa 240 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa

Ilustrasi Rute Kapal Virgo Transport 8 dari Surabaya Menuju Banjarmasin. Foto: Istimewa
Ilustrasi Rute Kapal Virgo Transport 8 dari Surabaya Menuju Banjarmasin. Foto: Istimewa

Harnas.id, BANJARMASIN — Kantor SAR Banjarmasin mengerahkan tim rescue untuk menindaklanjuti laporan kapal penumpang Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Kapal tersebut diketahui melayani rute Surabaya–Banjarmasin dan dilaporkan membawa sebanyak 240 orang.

Informasi awal yang diterima Basarnas Kalimantan Selatan menyebutkan posisi terakhir kapal berada di koordinat 4°31’51.82″S 114° 2’6.88″E dengan heading 203,94°. Lokasi tersebut berjarak sekitar 80 nautical mile (NM) dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Hingga laporan ini diterima, belum ada informasi mengenai kondisi maupun adanya korban dalam peristiwa tersebut. Kantor SAR Banjarmasin masih melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan unsur SAR menuju lokasi kejadian.

Kasiops Basarnas Banjarmasin, Arianto Ardi, membenarkan laporan mengenai hilangnya kontak dengan kapal Virgo Transport 8 saat dihubungi tim Regional Liputan6.com, Minggu (13/9/2026).

“Benar (kapal Virgo Transport 8 hilang kontak),” kata Arianto Ardi.

Menurut Arianto, unsur SAR saat ini bergerak menuju lokasi yang dilaporkan sebagai titik kejadian. Selain pengerahan personel dan armada, posko operasi juga disiapkan untuk menjadi pusat koordinasi selama proses pencarian dan pertolongan berlangsung.

“Kami buka posko di Trisakti,” ujar Arianto.

Laporan hilang kontak tersebut sebelumnya diterima setelah kapal disebut menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan. General Manager Virgo Transport 8 kemudian menyampaikan laporan kepada Kantor SAR Banjarmasin untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari enam personel. Tim menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih sebagai bagian dari persiapan menuju titik lokasi kejadian.

Dari Dermaga SAR Basirih, tim kemudian melanjutkan pergerakan menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Laksmana 241. Perjalanan menuju titik tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima jam.

Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan cerah. Tim SAR tetap melakukan pergerakan sesuai rencana operasi untuk memastikan keberadaan kapal dan mengetahui kondisi 240 orang yang berada di dalamnya.

Operasi pencarian masih berlangsung. Informasi lebih lanjut mengenai posisi kapal, kondisi penumpang dan awak, serta hasil pencarian akan menunggu perkembangan dari unsur SAR di lapangan.

Editor: IJS