Usai Upacara HUT ke-81 RI, Pelajar SMPN 1 Bogor Nyanyikan Serbukatif di Lapangan Sempur

Pelajar SMPN 1 Bogor Sandrica Elana Mazea Membawakan Lagu Serbukatif di Lapangan Sempur. Foto: Pemkot Bogor
Pelajar SMPN 1 Bogor Sandrica Elana Mazea Membawakan Lagu Serbukatif di Lapangan Sempur. Foto: Pemkot Bogor

Harnas.id, BOGOR — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Senin (17/8/2026), tidak hanya diisi dengan rangkaian upacara. Seorang pelajar SMPN 1 Bogor, Sandrica Elana Mazea, turut tampil membawakan lagu edukasi bertajuk Serbukatif setelah upacara pengibaran Bendera Merah Putih selesai.

Sandrica tampil di hadapan masyarakat yang hadir mengikuti peringatan kemerdekaan. Lagu yang dibawakannya membawa pesan tentang pentingnya membiasakan penggunaan kata-kata positif dalam kehidupan sehari-hari.

Serbukatif merupakan singkatan dari Seribu Kata Positif. Konsep tersebut dikemas dalam bentuk lagu edukasi yang ditujukan tidak hanya kepada anak-anak dan remaja, tetapi juga orang dewasa hingga orang tua.

Sandrica mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan Serbukatif kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Ia bersama Bunda Yantie juga rutin melakukan roadshow ke sejumlah sekolah untuk menyampaikan pesan mengenai kebiasaan bertutur kata secara positif.

“Nah, aku biasanya roadshow sama Bunda Yantie tuh buat edukasi ke sekolah-sekolah untuk menyebarkan semangat Serbukatif,” ungkapnya.

Menurut Sandrica, penggunaan kata-kata positif menjadi semakin penting di tengah banyaknya konten negatif yang mudah ditemukan di media sosial. Melalui Serbukatif, ia ingin mengajak pelajar memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai pengaruh dan tidak ikut meniru kebiasaan bertutur yang kurang baik.

“Dan dari Serbukatif ini terbentuklah kebiasaan-kebiasaan baik dalam bertutur kata maupun bersikap. Sehingga anak-anak di Kota Bogor memiliki karakter yang lebih positif,” ujarnya.

Ia berharap kebiasaan tersebut dapat tumbuh sejak lingkungan sekolah dan kemudian terbawa ke kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perubahan karakter tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Dan saat ini Alhamdulillah mulai terbentuk karakter-karakter positif. Aku ngerasain ada perubahan juga. Salah satu hal sederhana dari Serbukatif ini adalah kata-kata terima kasih, minta maaf, dan tolong. Itu kan dibiasain banget ya. Kata ajaib itu ditempel-tempel di sekolah, terus ya dibiasain untuk diucap terus,” ujarnya.

Tiga kata tersebut, yakni terima kasih, minta maaf, dan tolong, menjadi bagian dari pesan yang terus dikenalkan melalui gerakan Serbukatif. Kebiasaan mengucapkannya diharapkan dapat membentuk cara berkomunikasi yang lebih santun sekaligus membangun interaksi yang sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Sandrica menilai pembiasaan tersebut dapat menjadi salah satu bagian dari proses membentuk generasi yang memiliki karakter positif. Ia berharap Serbukatif dapat terus berkembang dan ikut mengambil bagian dalam membangun generasi emas Indonesia.

Di momentum HUT ke-81 RI, ia juga mengajak masyarakat Kota Bogor dari berbagai unsur untuk ikut mengenalkan dan menyemarakkan gerakan Serbukatif. Pesan yang dibawa sederhana, tetapi diarahkan untuk menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: IJS