Doodle Today: Symphony of Joy & Hope, Karya Dua Seniman Cilik Bogor untuk YKI

Seniman cilik SDH Bogor, Naya dan Gwen, didampingi seniman doodle art Kota Bogor sekaligus pembimbing, Yongky Doodle, menyerahkan karya doodle art untuk didonasikan kepada YKI Kota Bogor. Karya tersebut diterima oleh Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim.

Harnas.id, BOGOR – Kreativitas dan keceriaan dunia anak dituangkan dalam sebuah karya seni doodle bertajuk “Doodle Today: Symphony of Joy & Hope”. Karya yang dibuat pada Juni 2026 tersebut merupakan hasil kolaborasi dua seniman cilik, Naya, siswa Kelas 5, dan Gwen, siswa Kelas 6, dari Sekolah Dasar Dian Harapan (SDH) Bogor.

Karya ini mengusung Doodle Art dengan medium mixed media doodle art, menggunakan spidol dan tinta warna di atas kertas. Perpaduan garis yang dinamis, karakter yang beragam, serta warna-warna cerah menjadi kekuatan utama karya yang menghadirkan nuansa keceriaan, optimisme, dan harapan.

Seniman doodle art Kota Bogor sekaligus pembimbing Naya dan Gwen, Yongky Doodle, mengatakan karya tersebut menjadi ruang bagi kedua seniman cilik untuk menuangkan imajinasi dan ekspresi secara bebas.

“Di balik goresan garis yang tampak riuh dan warna-warni, tersimpan ekspresi polos dan jujur khas dunia anak-anak. Doodle Today: Symphony of Joy & Hope menjadi ruang bagi Naya dan Gwen untuk menuangkan imajinasi, kebahagiaan, serta energi positif melalui bahasa visual yang bebas dan spontan,” kata Yongky.

Menurutnya, setiap karakter, pola, dan bentuk dalam karya tersebut lahir dari eksplorasi kreatif Naya dan Gwen tanpa terlalu dibatasi oleh teknik konvensional yang kaku.

“Kebebasan dalam berekspresi justru menghadirkan karakter visual yang unik dan memperlihatkan orisinalitas yang kuat dari imajinasi masa kanak-kanak,” ujarnya.

Yongky menilai karya tersebut juga menjadi gambaran bagaimana seni dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan universal mengenai kebahagiaan dan harapan. Melalui warna-warna cerah dan garis yang ekspresif, Naya dan Gwen menghadirkan perspektif sederhana tentang kebahagiaan dari dunia anak-anak.

“Seni adalah bahasa universal yang paling jujur. Di dalam setiap garis dan warna cerah karya Naya dan Gwen, terdapat pancaran harapan tulus yang melompati batas usia. Karya ini menceritakan bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika ia dapat dibagikan kepada sesama,” tutur Yongky.

Tak hanya menjadi wadah ekspresi seni, karya kolaborasi tersebut juga memiliki nilai sosial. “Doodle Today: Symphony of Joy & Hope” didonasikan kepada Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi melalui karya seni.

Yongky mengatakan, kolaborasi Naya dan Gwen menjadi salah satu contoh bahwa kreativitas anak dapat berkembang ketika mendapatkan ruang, pendampingan, dan apresiasi yang tepat.

“Keduanya mendapatkan bimbingan dalam proses pengembangan kreativitas dan eksplorasi seni. Saya berharap mereka tidak hanya belajar membuat karya, tetapi juga memahami bahwa seni dapat menjadi sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Ia menambahkan, pesan yang dibawa melalui karya tersebut bukan hanya tentang keindahan doodle art, tetapi juga mengenai joy and hope, yakni kebahagiaan dan harapan yang tumbuh dari kreativitas anak dan kemudian dibagikan kepada sesama.

“Doodle Today: Symphony of Joy & Hope pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar karya seni. Ini menjadi simbol bahwa ketika imajinasi anak diberikan ruang untuk berkembang, mereka dapat melahirkan karya yang membawa pesan positif sekaligus memiliki nilai kepedulian sosial,” pungkasnya.

Editor: Erk