
Harnas.id, TANGERANG SELATAN – Rangka Fisioterapi menghadirkan pilihan layanan kesehatan dan kebugaran yang fleksibel bagi masyarakat, mulai dari fisioterapi homecare, layanan fisioterapi di tempat, group class Pilates, hingga sports massage.
Fleksibilitas tersebut ditawarkan melalui pilihan single session maupun paket berbasis koin yang dapat digunakan untuk berbagai layanan di Rangka.
Tim Ahli Rangka Fisioterapi, Nicholas, mengatakan layanan homecare dapat dipilih masyarakat yang membutuhkan fisioterapi di rumah. Untuk skema single session, tarif yang dikenakan sebesar Rp429.000 untuk satu kali kunjungan dengan durasi sekitar satu jam.
Sementara itu, pelanggan yang memilih layanan fisioterapi di tempat Rangka dikenakan tarif Rp389.000 untuk satu kali sesi.
“Kalau homecare, bisa pilih paket atau single session. Kalau single session, itu memang dihitung per kunjungan. Untuk fisioterapi ke rumah, tarifnya Rp429.000 untuk sekali sesi dengan durasi satu jam. Kalau datang ke tempat kami, Rp389.000,” ujar Nicholas.
Selain layanan satu kali kunjungan, Rangka menyediakan paket dengan sistem koin yang memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk memilih berbagai layanan sesuai kebutuhan.
Salah satu paket dibanderol Rp1.990.000 dan mendapatkan 12 koin. Dengan paket tersebut, nilai satu koin sekitar Rp167.000. Untuk satu sesi fisioterapi, pelanggan membutuhkan dua koin, sedangkan group class Pilates dan sports massage masing-masing membutuhkan satu koin.
Rangka juga menyediakan paket senilai Rp3.790.000 dengan 25 koin. Dengan paket tersebut, nilai satu koin sekitar Rp151.600. Artinya, satu sesi fisioterapi yang membutuhkan dua koin memiliki biaya efektif sekitar Rp303.200.
“Kalau paket yang Rp1.990.000, pelanggan mendapatkan 12 koin. Untuk fisioterapi membutuhkan dua koin, sedangkan group class Pilates satu koin. Ada juga paket Rp3.790.000 dengan 25 koin, sehingga nilai per koinnya lebih rendah,” jelas Nicholas.
Sistem koin tersebut dapat digunakan untuk seluruh layanan yang tersedia di Rangka, termasuk sports massage.
Nicholas menjelaskan, sports massage tidak hanya ditujukan untuk memberikan efek relaksasi, tetapi juga membantu melepaskan ketegangan otot setelah seseorang melakukan aktivitas fisik atau latihan dengan intensitas tinggi.

Layanan tersebut mengombinasikan teknik deep tissue dengan assisted stretching atau peregangan yang dibantu oleh terapis.
“Sports massage itu sebenarnya dibantu stretching, jadi ada assisted stretching dan deep tissue untuk membantu me-release ketegangan otot. Jadi tekanannya memang lebih dalam,” kata Nicholas.
Menurutnya, layanan tersebut dapat menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan pemulihan setelah berolahraga atau mengalami ketegangan otot akibat aktivitas fisik.
Selain memberikan pilihan layanan yang beragam, sistem paket Rangka juga memungkinkan pelanggan berbagi penggunaan koin dengan orang lain.
Paket dapat digunakan bersama pasangan, anggota keluarga, maupun teman. Pelanggan cukup menginformasikan kepada admin mengenai siapa saja yang akan menggunakan paket tersebut. Penggunaan bersama dapat dilakukan maksimal oleh tiga orang.
Nicholas mengatakan konsep tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelanggan karena satu paket tidak harus digunakan oleh satu orang untuk satu jenis layanan.
“Paketnya bisa di-share. Misalnya, Ibu membeli paket, kemudian bisa digunakan oleh pasangan. Sering terjadi istrinya ikut Pilates, sementara suaminya tidak ikut Pilates dan memilih sports massage. Jadi mereka bisa menggunakan paket yang sama,” ujarnya.
Menurut Nicholas, sistem berbagi tersebut juga memungkinkan pelanggan menyesuaikan penggunaan koin berdasarkan kebutuhan masing-masing anggota.
“Kalau mau sharing dengan teman juga bisa. Tinggal diinformasikan kepada admin supaya datanya tercatat. Maksimal bisa digunakan oleh tiga orang,” tambahnya.
Dengan sistem tersebut, pelanggan tidak hanya mendapatkan pilihan harga paket yang lebih ekonomis, tetapi juga keleluasaan untuk menggunakan berbagai layanan Rangka sesuai kebutuhan.

Rangka juga membuka kelas Pilates untuk laki-laki maupun perempuan. Nicholas mengatakan Pilates di Rangka bersifat unisex, sehingga tidak hanya diperuntukkan bagi perempuan.
Menurutnya, masih ada sebagian laki-laki yang merasa ragu untuk mengikuti Pilates karena menganggap olahraga tersebut identik dengan perempuan. Namun, pengalaman di Rangka menunjukkan bahwa laki-laki juga dapat mengikuti kelas tersebut dan mendapatkan manfaat dari latihan Pilates.
“Di tempat kami, Pilates itu unisex. Ada juga laki-laki yang awalnya takut atau ragu ikut Pilates, tetapi akhirnya mencoba. Bahkan ada yang datang berdua dengan temannya dan ikut Pilates bersama,” tutur Nicholas.
Editor: Erick Mulyadi










