Dedie Rachim Perkenalkan Wajah Kota Bogor kepada Perwira Asing Peserta Sesko TNI

Wali Kota Bogor Dedie Rachim Menerima Delegasi Siswa Mancanegara Sesko TNI di Balai Kota Bogor (Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Menerima Delegasi Siswa Mancanegara Sesko TNI di Balai Kota Bogor (Dok. Pemkot Bogor)

Harnas.id, BOGOR – Kota Bogor kembali menjadi lokasi pembelajaran bagi peserta pendidikan militer internasional. Kali ini, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menerima kunjungan delegasi siswa mancanegara Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin (13/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pendidikan Sesko TNI yang diikuti para perwira menengah dari sejumlah negara sahabat. Selain menjalani pendidikan militer, para peserta juga mendapat kesempatan untuk mempelajari kehidupan sosial, budaya, serta sistem pemerintahan di Indonesia.

Delegasi yang hadir berasal dari beberapa negara, yakni Australia, India, Singapura, Malaysia, dan Papua Nugini. Kehadiran mereka menjadi bagian dari program pengenalan lapangan yang dirancang untuk memberikan pemahaman lebih luas mengenai Indonesia dari berbagai aspek.

Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat dan pemerintah daerah menjadi pengalaman penting bagi para peserta yang dipersiapkan menjadi pemimpin di institusi militernya masing-masing.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari program Sesko TNI yang diikuti para perwira menengah dari berbagai negara. Selain mengikuti pendidikan, mereka juga menguasai Bahasa Indonesia dan ingin mengenal lebih dalam kehidupan sosial budaya masyarakat, sejarah, hingga bagaimana pemerintah daerah mengelola wilayah, sehingga mereka akan lebih paham bagaimana struktur pemerintahan di Indonesia,” ujar Dedie Rachim.

Ia menjelaskan bahwa Kota Bogor dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena dinilai mampu menggambarkan keberagaman masyarakat Indonesia yang hidup berdampingan dalam suasana yang harmonis. Kota Bogor juga memiliki karakter masyarakat yang heterogen dengan berbagai latar belakang budaya, agama, dan etnis.

Menurut Dedie, kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta pendidikan internasional yang ingin memahami dinamika kehidupan masyarakat Indonesia secara langsung.

Untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap, para peserta juga diajak mengunjungi Galeri Bumi Parawira yang berada di Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor. Di lokasi tersebut, mereka diperkenalkan dengan sejarah pemerintahan daerah, perkembangan Kota Bogor, hingga kehidupan sosial masyarakat yang terus berkembang.

Dedie menilai pengalaman lapangan seperti ini akan menjadi bekal penting bagi para peserta ketika nantinya menduduki posisi strategis di institusi militer negara masing-masing.

“Masyarakat Kota Bogor yang heterogen dengan berbagai latar belakang budaya menjadi hal yang menarik bagi mereka. Pengetahuan ini nantinya akan menjadi bagian dari laporan kepada pemerintah mereka untuk bisa dipertanggungjawabkan bahwa mereka memang layak mungkin sebagai calon pimpinan institusi yang akan ditempatkan di Indonesia,” jelasnya.

Selain mengenal sistem pemerintahan daerah, kunjungan tersebut juga menjadi sarana pertukaran wawasan antara Indonesia dan negara-negara sahabat. Melalui program seperti ini, para peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai karakter bangsa Indonesia, termasuk nilai toleransi dan keberagaman yang hidup di tengah masyarakat.

Adapun delegasi siswa mancanegara Sesko TNI yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri atas:

  • Kolonel Marinir Benny Leonardo Limbong
  • Colonel Moneet Singh (India)
  • Colonel Morgan McCarthy (Australia)
  • Colonel Huang Ruihang (Singapura)
  • Letnan Kolonel Mohd Azrul bin Rabudin (Malaysia)
  • Letnan Kolonel Raphael Emolle (Papua Nugini)

Kunjungan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan baik Indonesia dengan negara-negara sahabat, sekaligus memperkenalkan Kota Bogor sebagai salah satu daerah yang mencerminkan keberagaman dan harmoni kehidupan masyarakat Indonesia.

Editor: IJS