Dewan Desak Pencairan BSTT untuk Bencana di Bogor Selatan

Foto: Istimewa

BOGOR, Harnas.id – Menyusul bencana yang terjadi di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata, pihaknya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar segera mengucurkan anggaran untuk tanggap bencana melalui Bantuan Sosial Tak Terduga (BSTT).

Untuk memastikan itu, Dadang akan melakukan peninjauan ke tiga lokasi bencana longsor yang belum lama ini menerjang wilayah Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, yakni di RW 03 dan RW 04 serta ambruknya jembatan.

“Saya langsung meninjau guna memastikan dana BSTT yang disiapkan untuk tanggap bencana bisa segera dicairkan,” katanya pada Kamis, 2 Maret 2023.

Diungkapkan Dadang, berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan di RW 04 Kelurahan Muarasari, sangat mengusik perhatiannya. Pasalnya, bencana longsor yang menggerus tebingan pada areal pemakaman itu menyebabkan beberapa makam terbongkar dan ahli waris memintanya untuk dibantu merelokasi jenazah.

“Ahli warisnya minta agar makam yang ada di atas, yang sempat terbongkar untuk dipindahkan. Maka dari itu saya koordinasi dengan kepala BPBD dan UPT Pemakaman untuk membantu warga memindahkan makam tersebut ke lokasi yang sudah disiapkan oleh warga,” bebernya.

Politisi PDIP itu mengaku, langsung berkordinasi dengan Dinas PUPR Kota Bogor untuk segera mencairkan anggaran BSTT untuk memperbaiki tebingan yang ada di lokasi bencana longsor. Hal tersebut bertujuan meminimalisir terjadinya longsor susulan yang nantinya bisa merembet ke jembatan yang berada di samping areal pemakaman.

“Saya juga berkordinasi dengan Sekretaris PUPR untuk segera mengalokasikan anggaran BSTT untuk perbaikan tebingan tersebut, karena takut akan merembet ke sampingnya dan bisa berdampak ke jembatan yang menghubungkan jalan raya dengan RW 04,” sebutnya.

Sementara saat meninjau proses perbaikan rumah di RW 03 yang menjadi korban longsor, pihaknya juga mempertanyakan, kapan Pemkot Bogor mengucurkan anggaran BSTT tersebut dengan berkomunikasi dengan pihak Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Berdasarkan hasil kordinasi dengan dua dinas itu, ternyata anggaran BSTT untuk perbaikan rumah korban tersebut rencananya akan segera dicairkan dalam waktu dekat, infonya besok bisa dicairkan. Saya berterimakasih kepada pemkot karena bisa memproses dengan cepat pencairan anggaran BSTT ini untuk rumah warga yang terkena longsor,” paparnya.

Sedangkan untuk perbaikan jembatan di Gang Pala, Kelurahan Muarasari yang kondisinya terputus, dipastikan akan segera dibangun pada bulan ini atau paling lambat April 2023 mendatang. (HRB/*)