Saat AI Masuk Kelas, Telkomsel Mulai Ajak Guru di Bogor Ikut Adaptasi

Peluncuran program Terpujilah GURU oleh Telkomsel di SMK BOASH Kabupaten Bogor. Foto: Telkomsel
Peluncuran program Terpujilah GURU oleh Telkomsel di SMK BOASH Kabupaten Bogor. Foto: Telkomsel

Harnas.id, BOGOR – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah banyak sektor, termasuk dunia pendidikan. Di tengah perubahan itu, Telkomsel meluncurkan program bertajuk “Terpujilah GURU” sebagai langkah penguatan kompetensi tenaga pendidik agar lebih siap menghadapi pembelajaran di era digital.

Program tersebut resmi diperkenalkan melalui kegiatan Kick Off yang digelar di SMK BOASH, Kabupaten Bogor, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 120 guru secara langsung dan ratusan peserta lain secara daring dari berbagai wilayah Bogor dan sekitarnya.

Peluncuran program dihadiri VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi, General Manager Mobile Consumer Business Region Eastern Jabotabek Telkomsel Abdi J. Putra, hingga Kepala Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat H. Cucu Salman S.Ag M.Pdi.

Telkomsel menilai tantangan guru saat ini tidak lagi sekadar menyampaikan materi pelajaran di ruang kelas. Perubahan teknologi membuat tenaga pendidik juga dituntut mampu membimbing siswa memahami penggunaan teknologi secara bijak, termasuk pemanfaatan AI dalam aktivitas belajar.

Situasi tersebut dinilai makin relevan setelah hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan sekitar 81 persen guru di Indonesia masih belum memenuhi standar minimum kompetensi yang ditetapkan. Kondisi itu menjadi sinyal bahwa peningkatan kapasitas tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan besar di sektor pendidikan nasional.

Melalui program Terpujilah GURU, peserta akan mendapatkan pelatihan berbasis praktik yang dirancang lebih aplikatif. Guru tidak hanya belajar teori, tetapi juga diarahkan agar mampu langsung menerapkan keterampilan digital dalam proses belajar mengajar sehari-hari.

Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, pembuatan konten edukasi kreatif, hingga desain visual untuk kebutuhan pembelajaran di kelas.

General Manager Mobile Consumer Business Region Eastern Jabotabek Telkomsel, Abdi J. Putra, mengatakan pihaknya melihat langsung bagaimana peran guru menjadi semakin strategis di tengah percepatan digitalisasi.

“Di wilayah Jabotabek, Telkomsel melihat langsung peran strategis guru dalam membentuk generasi yang adaptif terhadap teknologi. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami menghadirkan Terpujilah GURU untuk memberdayakan para pendidik di Bogor dan sekitarnya agar mampu memanfaatkan teknologi, termasuk AI, secara tepat guna sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital,” ujar Abdi.

Program Terpujilah GURU dijadwalkan berlangsung sepanjang Mei hingga September 2026 di sejumlah kota di Indonesia. Telkomsel menargetkan lebih dari 1.000 guru dapat terlibat dalam program tersebut melalui beberapa tahapan pengembangan.

Tahapan program meliputi:

  • Scouting
  • Screening
  • Academy
  • Mentoring
  • Bootcamp

Selain pelatihan, para peserta juga akan memperoleh sejumlah manfaat pendukung untuk pengembangan karier dan pembelajaran di sekolah masing-masing.

Beberapa manfaat yang akan diperoleh peserta antara lain:

  • Peningkatan keterampilan digital
  • Portofolio materi ajar aplikatif
  • Jejaring komunitas guru inovatif
  • Dukungan pembinaan
  • Apresiasi pengembangan diri

Kepala Dinas Pendidikan Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat, H. Cucu Salman, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, peningkatan literasi digital guru menjadi salah satu kebutuhan penting agar sistem pembelajaran tidak tertinggal dari perkembangan zaman.

“Kami mengapresiasi inisiatif dari Telkomsel untuk memperkuat kompetensi para guru. Penguatan literasi digital guru menjadi kunci agar pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Kami berharap program ini dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak pendidik di Indonesia,” kata Cucu Salman.

Untuk memperluas dampak program, Telkomsel juga melibatkan berbagai komunitas dan organisasi profesi pendidikan. Kolaborasi itu diharapkan membuat pengembangan kompetensi guru lebih dekat dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Beberapa organisasi yang terlibat di antaranya:

  • PGRI
  • MGMP
  • Guru Pejuang Digital
  • PPG Prajabatan
  • 1000 Guru

Telkomsel berharap program Terpujilah GURU dapat menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang.

Informasi lebih lanjut terkait program dan pendaftaran dapat diakses melalui laman tsel.id/TerpujilahGuru maupun akun media sosial @terpujilahguru.id.

Editor: IJS