Harnas.id, TANGERANG SELATAN – Calon pengantin yang tengah menyusun rencana pernikahan punya banyak pilihan untuk mencari vendor dalam satu tempat. BCA Presents Bridestory Market 2026 kembali digelar di Hall 3-3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, pada 3-6 September 2026.
Memasuki semester terakhir 2026, pameran yang digelar Bridestory tersebut kembali mengusung konsep one-stop wedding planning destination. Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat melihat langsung berbagai layanan pernikahan sekaligus berkonsultasi dengan vendor sesuai kebutuhan, konsep, dan anggaran.
Tahun ini, Bridestory Market menghadirkan lebih dari 420 vendor pernikahan dari lebih dari 20 kategori. Pilihan tersebut mencakup venue, bridal, gaun dan jas pengantin, kue dan katering, dekorasi, fotografi dan videografi, makeup artist, wedding organizer, hiburan, hingga layanan klinik kesehatan dan kecantikan untuk persiapan sebelum pernikahan.
Kehadiran banyak kategori dalam satu lokasi membuat calon pengantin tidak hanya bisa melihat portofolio vendor. Pengunjung juga dapat berdiskusi langsung, membandingkan paket dan harga, serta mencari penyedia jasa yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan dan konsep pernikahan masing-masing.
Selain kebutuhan utama pernikahan, Bridestory Market 2026 juga menghadirkan area Market & Museum yang diisi lebih dari 50 tenant F&B. Area tersebut menyediakan pilihan makanan utama, snack, dessert, hingga minuman yang tengah populer, sehingga pengunjung dapat beristirahat di sela aktivitas mencari vendor.
Pameran ini juga menjadi ruang untuk melihat perkembangan tren pernikahan 2026. Salah satu konsep yang diangkat Bridestory tahun ini adalah Petal Dreamscape, yang menerjemahkan suasana taman bunga ke dalam pengalaman visual dengan karakter romantis, dreamy, sekaligus kontemporer.
Konsep tersebut memadukan palet warna lembut, elemen floral artistik, serta sentuhan modern. Aplikasi tema Petal Dreamscape dapat ditemukan di sejumlah area pameran, mulai dari entrance, main alley, photo booth, hingga area booth vendor.
Masing-masing vendor juga diberikan ruang untuk menerjemahkan tren tersebut berdasarkan karakter dan signature style mereka. Bagi pengunjung, hal ini memberikan lebih banyak referensi untuk menentukan gaya pernikahan yang sesuai dengan gambaran acara yang diinginkan.
“Bridestory Market kami hadirkan sebagai ruang bagi para calon pengantin untuk tidak hanya menemukan vendor, tetapi juga menemukan ide, inspirasi, dan pengalaman yang membantu mereka membayangkan wedding journeymereka secara lebih utuh. Kami ingin membuat proses wedding planning terasa lebih menyenangkan, mudah, dan penuh dengan discovery yang insightful,” ujar Ayunda Wardhani, CEO Bridestory.
Ayunda mengatakan, Bridestory juga ingin menghadirkan pengalaman yang lebih imersif bagi pasangan yang datang ke pameran. Menurutnya, setiap pasangan memiliki kebutuhan dan cerita yang berbeda sehingga inspirasi maupun vendor yang dipilih pun dapat disesuaikan secara personal.
“Kami ingin membawa pengunjung ke dalam pengalaman pernikahan yang romantis, imersif, dan penuh inspirasi. Harapannya, setiap pasangan dapat menemukan ide baru, bertemu dengan vendor yang tepat, dan mendapatkan berbagai solusi untuk mewujudkan pernikahan yang terasa personal dan sesuai dengan cerita mereka,” kata Ayunda.
Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa Bridestory Market juga menjadi ruang pertemuan antara vendor dan calon konsumen. Pelaku industri dapat memperkenalkan karya dan layanan mereka secara langsung sekaligus membuka peluang koneksi dengan calon pengantin maupun sesama pelaku usaha.
“Di sisi lain, Bridestory Market juga kami hadirkan sebagai platform bagi para vendor dan pelaku bisnis pernikahan untuk bertemu langsung dengan calon pengantin, memperkenalkan karya dan layanan mereka, serta membangun koneksi baru. Kami berharap kehadiran vendor-vendor baru maupun para pelaku industri yang telah menjadi bagian dari perjalanan Bridestory dapat terus memperkaya ekosistem industri wedding di Indonesia, membuka peluang kolaborasi, dan bersama-sama mendorong industri ini untuk terus berkembang secara kreatif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Antusiasme terhadap pameran ini juga datang dari vendor yang kembali berpartisipasi. Fatahillah Ginting dari Fatahillah Ginting Photography menilai pertemuan langsung dengan calon pengantin menjadi salah satu alasan Bridestory Market tetap menarik bagi pelaku industri.
“Bagi kami, Bridestory Market selalu dinantikan karena disini kami bisa bertemu langsung dengan calon pengantin dan memahami lebih dekat apa yang mereka cari untuk hari istimewanya. Interaksi langsung juga memungkinkan kami untuk memperkenalkan karakter dan pendekatan Fatahillah Ginting Photography secara lebih personal,” ungkap Fatahillah.
Pada Bridestory Market 2026, ia berharap dapat bertemu dengan lebih banyak pasangan dengan latar belakang dan karakter cerita yang beragam. Kehadiran di pameran juga menjadi kesempatan untuk membangun relasi baru dengan calon pengantin maupun pelaku industri pernikahan lainnya.
“Di Bridestory Market 2026 ini, kami berharap bisa bertemu lebih banyak couples dengan cerita dan karakter yang beragam, sekaligus membangun koneksi baru dengan para calon pengantin maupun pelaku industri wedding lainnya,” katanya.
Selain Fatahillah Ginting Photography, sejumlah vendor lain yang hadir dalam Bridestory Market September 2026 antara lain:
- Adelle Jewellery
- LeNovelle Cake
- AYANA
- The Ritz-Carlton
- MORDEN
- Luxe Voir Enterprise
- Steve’s Decor
- Wong Hang Tailor
- Raffles Jakarta
- SAS Designs
- LOL Photobooth
- Lotus Design
- Fairmont Hotel
- AMAN Indonesia
Bridestory juga menghadirkan vendor baru serta vendor dari mancanegara. Ragam tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif lebih luas, termasuk bagi pasangan yang merencanakan pernikahan di luar kota maupun destinasi luar negeri.
Layanan Wedding Planning hingga RSVP Hadir di Satu Lokasi
Bridestory Market 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya calon pengantin dengan vendor. Bridestory juga membawa sejumlah layanan yang berkaitan langsung dengan proses perencanaan dan pengelolaan pernikahan.
Salah satunya adalah Hilda by Bridestory, tim wedding planner & organizer yang menangani perencanaan hingga eksekusi acara dalam berbagai skala dan tema. Selain itu, diperkenalkan pula Cerita Bahagia, layanan wedding planner & organizer yang menawarkan jasa profesional dengan harga yang lebih terjangkau.
Ada pula SayYes RSVP by Bridestory, produk all-in-one wedding guest management yang mencakup undangan digital, wedding website, layanan administrasi RSVP, hingga QR check-in.
Pengunjung dapat mendatangi langsung booth Hilda by Bridestory, Cerita Bahagia, dan SayYes RSVP by Bridestory untuk berkonsultasi dengan tim. Calon pengantin juga dapat melihat template serta portofolio yang tersedia dan melakukan booking untuk memperoleh harga maupun promo khusus selama pameran.
Ada Cashback hingga Rp1,5 Juta dari BCA
Selain pilihan vendor dan layanan pernikahan, Bridestory Market 2026 menawarkan sejumlah keuntungan bagi pengunjung yang melakukan transaksi selama pameran. Sebagai sponsor, BCA menghadirkan berbagai program transaksi bagi calon pengantin yang menggunakan produk dan layanan BCA.
Benefit tersebut antara lain:
- Cashback Rp1,5 juta untuk minimum transaksi Rp15 juta menggunakan Kartu Kredit BCA dan Paylater di myBCA.
- Cicilan BCA 0 persen untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan dengan minimum transaksi Rp500 ribu.
- Bebas 1 bulan cicilan + cicilan BCA 0 persen 12 bulan untuk minimum transaksi Rp50 juta.
- Fasilitas Naik Limit Sementara Kartu Kredit BCA selama periode yang berlaku.
Khusus nasabah BCA Solitaire dan BCA Prioritas, tersedia One Hour Early Access pada hari pertama pameran. Nasabah juga dapat menggunakan Fast Pass entrance dengan menunjukkan Kartu BCA Solitaire atau Prioritas di pintu masuk.
Promo lain yang tersedia selama acara mencakup diskon 10 persen + 5 persen untuk layanan wedding planning & organizing Hilda by Bridestory. Sementara itu, produk undangan digital SayYes RSVP by Bridestory menawarkan diskon 20 persen selama pameran berlangsung.
Calon pengantin yang melakukan transaksi dengan Bridestory Preferred Vendor menggunakan QRIS di myBCA, BCA mobile, atau Sakuku, termasuk Paylater BCA, juga dapat mengikuti program Top Spender dan Lucky Drop. Transaksi menggunakan Debit BCA maupun Kartu Kredit BCA melalui mesin EDC BCA dan QRIS yang diterbitkan BCA selama Bridestory Market 2026 turut dapat mengikuti program tersebut.
Program ini menyediakan berbagai hadiah langsung dan merchandise eksklusif. Informasi mengenai program dan promo BCA lainnya dapat diperoleh pengunjung melalui booth BCA yang berada di foyer Hall 3 ICE BSD.
Market & Museum Hadirkan 50+ Tenant Kuliner
Aktivitas di Bridestory Market tidak hanya berkaitan dengan persiapan pernikahan. Pengunjung juga dapat menikmati area Market & Museum yang menghadirkan lebih dari 50 tenant kuliner.
Berbagai pilihan tersedia mulai dari makanan utama, snack, dessert, hingga minuman. Area tersebut dirancang sebagai ruang makan sekaligus tempat beristirahat bagi pengunjung di tengah aktivitas menjelajahi pameran.
Bridestory Market 2026 berlangsung pada 3-6 September 2026 di Hall 3-3A ICE BSD City. Pengunjung dapat memperoleh event pass gratis dengan mengunduh aplikasi Bridestory melalui Apple Store atau Google Play dan melakukan registrasi.
Informasi lebih lanjut mengenai Bridestory Market dapat diperoleh melalui situs resmi Bridestory atau akun Instagram @thebridestory.
Editor: IJS











