Cincin Api Indonesia Dimulai di Jaboi

Pendaki menelusuri rute gunung api fumarolik Jaboi di Pulau Weh, Aceh | Ridwan Maulana

HARNAS.ID – Membentang sepanjang 15 km, topografi Pulau Weh berbukit-bukit. Dan uniknya, ada sebuah gunung berapi aktif di sini, yakni gunung berapi fumarolik Jaboi yang tingginya 617 meter. Letusan terakhir gunung ini diperkirakan terjadi pada zaman Pleistosen yang mengakibatkan sebagian dari gunung ini hancur, terisi dengan laut dan terbentuklah pulau yang terpisah dari daratan Sumatera. Dengan demikian, inilah gunung api paling barat di Indonesia. Barisan “Cincin Api” Indonesia dari arah barat dimulai di sini.

Jarak tempuh ke Gunung Jaboi dari Sabang hanya sekitar 15 km, letaknya di Kecamatan Sukakarya. Kawasan jungle trekking bagi para pencinta alam ini tergolong kawasan konservasi. Dengan hutan tropis yang masih rapat dan keanekaragaman satwa seperti burung, monyet, ular, babi hutan, reptile, hutan di Jaboi juga tempat untuk pengamatan burung seperti Nicobar Pigeon, Srigunting, Beo dan lainnya.

Mendaki Gunung Jaboi bisa dibilang santai saja, karena aksesnya mudah, dari tepi jalan kita cukup mendaki berjalan kaki sekitar 20 menit. Sejak awal, bau belerang sudah mewarnai atmosfer. Di beberapa lokasi kita bisa jumpai beberapa spot fumarolik, air belerang mendidih mengeluarkan asap. Menurut pemandu kami, luas kawasan fumarolik itu bertambah secara bertahap, memakan pepohonan hutan di sekitarnya. Dari bagian atasnya, pemandangan ke laut dan arah Balohan bisa kita lihat.

TRANSPORTASI

Kota Sabang sebenarnya punya bandar udara bernama Maimun Saleh, namun kini hanya digunakan untuk kepentingan militer. Untuk mencapai pulau Sabang atau Pulau Weh anda dapat menyeberang melalui Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh menuju Pelabuhan Balohan. Ada dua jenis kapal yakni ferry dan kapal cepat. Waktu tempuh ferry (KMP BRR) dua jam, sementara kapal cepat 45 menit. Jika membawa kendaraan pribadi, tentu mesti naik ferry, sedang pilihan lainnya adalah kapal cepat Express Bahari dan Pulau Rondo –yang tentu saja tak bisa mengangkut kendaraan. Tarif tiket kelas ekonomi di Pulau Rondo Rp 60.000, sedang Bisnis Rp 75.000. Adapun Express Bahari tarisnya Rp 55.000 untuk Ekonomi dan Rp 65.000 untuk Eksekutif. Saran kami, untuk perjalanan hanya 45 menit, tiket kelas Ekonomi sudah cukup, kita tidak memerlukan yang lebih dari itu.

Editor: A Gener Wakulu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini