Harnas.id, BOGOR – Kontingen judo Kota Bogor kembali menambah perolehan medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kali ini, Adis Rayina menjadi penyumbang emas setelah tampil sebagai juara di kelas KYU -63 kilogram putri.
Tambahan tersebut membuat koleksi medali emas judo Kota Bogor kini mencapai lima keping. Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, R An An Andri Hikmat, menyambut positif hasil yang diraih atletnya dalam pertandingan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini ada tambahan satu medali emas dari Adis Rayina di kelas KYU -63 kilogram putri. Dengan hasil ini, total medali emas yang sudah kami raih menjadi lima,” ujar An An.
Selain emas dari Adis, judo Kota Bogor juga memperoleh dua medali perunggu. Masing-masing diraih Khalilah pada kelas KYU -57 kilogram putri dan M. Reyhan Aulia Subagja di kelas KYU -55 kilogram putra.
Dengan demikian, tambahan tiga medali tersebut menjadi hasil positif bagi tim judo Kota Bogor dalam persaingan Porprov XV Jawa Barat 2026. Perolehan ini sekaligus membuka peluang bagi kontingen untuk terus menambah koleksi medali pada pertandingan berikutnya.
Sebelumnya, An An menyebut PJSI Kota Bogor memasang target 10 medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Bahkan, pihaknya berharap para atlet mampu melampaui target awal dengan meraih hingga 12 medali emas.
Peluang mengejar target tersebut masih terbuka karena sejumlah nomor senior belum dipertandingkan. Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai Sabtu hingga Senin, dengan enam atlet yang dipersiapkan sebagai andalan Kota Bogor.
Keenam atlet senior tersebut yakni Windy, Sipa, Mia, Patur, Rama, dan Kadek Pasek. Mereka diharapkan mampu memberikan tambahan medali emas sekaligus menjaga peluang judo Kota Bogor dalam persaingan klasemen perolehan medali Porprov.
Tambahan emas dari Adis Rayina menjadi modal positif bagi tim judo Kota Bogor untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Dengan masih tersedianya sejumlah nomor senior, target 10 hingga 12 medali emas kini masih menjadi peluang yang diperjuangkan kontingen tersebut.
Editor: IJS











