
Harnas.id, JAKARTA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia resmi meluncurkan Future Ready, sebuah program pengembangan talenta digital yang dirancang untuk menghubungkan proses pembelajaran, sertifikasi, mentoring, pengalaman industri, hingga akses terhadap peluang kerja.
Program yang diluncurkan pada Jumat (3/7/2026) ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam mendukung percepatan lahirnya talenta digital Indonesia yang siap menghadapi kebutuhan industri sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Peluncuran Future Ready dilatarbelakangi oleh masih besarnya kesenjangan antara kompetensi angkatan kerja dengan kebutuhan industri digital. Di tengah bonus demografi, sekitar 68 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Namun, meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang Artificial Intelligence (AI), data analytics, cloud computing, cybersecurity, digital engineering, hingga teknologi jaringan belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang siap kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, mengapresiasi inisiatif XLSMART yang menghadirkan ekosistem pengembangan talenta digital secara menyeluruh.
“Transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi komitmen XLSMART yang menghadirkan Future Ready sebagai program yang tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri,” ujar Yassierli.
Menurutnya, pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan nyata industri menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia.
Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.
“Di XLSMART, kami percaya bahwa transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Infrastruktur digital harus berjalan beriringan dengan investasi pada pengembangan talenta agar mampu menghasilkan transformasi yang sesungguhnya,” kata Rajeev.
Ia menambahkan, selama ini Indonesia telah memiliki banyak program pelatihan. Namun, menurutnya, tantangan terbesar adalah bagaimana menghubungkan hasil pembelajaran dengan kesempatan kerja yang nyata.
“Future Ready kami hadirkan sebagai program CSR unggulan yang menjembatani perjalanan peserta dari learning to earning, mulai dari pembelajaran, peningkatan keterampilan, sertifikasi, mentoring, pengalaman magang, hingga akses terhadap peluang kerja dalam satu ekosistem kolaboratif,” jelasnya.
Melalui program tersebut, XLSMART menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui jaringan mitra industri yang terus diperluas.
Bangun Ekosistem Talenta Digital Nasional
Berbeda dengan program pelatihan konvensional, Future Ready mengintegrasikan seluruh tahapan pengembangan kompetensi dalam satu ekosistem. Peserta akan mengikuti pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, mentoring bersama praktisi profesional, program magang (internship), hingga memperoleh akses rekrutmen melalui perusahaan mitra.
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan seluruh tahapan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan nyata dunia industri yang terus berkembang.
“Ke depan, kami akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, platform pembelajaran, komunitas, hingga mitra rekrutmen agar semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki keterampilan yang relevan sekaligus jalur karier yang lebih jelas,” ujarnya.
Menurut Jeremiah, Future Ready diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan talenta digital Indonesia dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri.
Target Jangkau Satu Juta Talenta Muda
Dalam implementasinya, XLSMART menetapkan sejumlah target ambisius, yakni menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready, menerbitkan 10.000 sertifikat pelatihan, serta membantu sedikitnya 1.000 peserta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan.
Program ini juga telah menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya ZTE dan Eka Tjipta Foundation, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kolaboratif yang akan terus diperluas.
Peluncuran Future Ready turut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan RI sebagai langkah memperkuat sinergi dalam pengembangan talenta digital nasional yang selaras dengan kebutuhan industri.
Melalui Future Ready, XLSMART menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pengembangan sumber daya manusia digital Indonesia. Program ini diharapkan mampu menciptakan talenta yang lebih kompetitif, meningkatkan produktivitas nasional, memperkuat ekonomi digital, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Editor: IJS










