Komisi IV DPRD Kota Bogor Terima Kunjungan OPD, Perkuat Koordinasi dan Pola Kerja

Pertemuan Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama mitra OPD di Gedung DPRD. Foto: Humpro DPRD Kota Bogor.
Pertemuan Komisi IV DPRD Kota Bogor bersama mitra OPD di Gedung DPRD. Foto: Humpro DPRD Kota Bogor.

Harnas.id, BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menerima kunjungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogordalam rangka silaturahmi sekaligus pengenalan kepala dinas dan pejabat baru mitra kerja Komisi IV. Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (13/1/2026) di Gedung DPRD Kota Bogor.

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor Rusli Prihatevy, S.E., M.Si. selaku Koordinator Komisi IV, bersama Ketua Komisi IV Fajar Muhammad Nur dan jajaran pimpinan serta anggota Komisi IV.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi IV Asep Nadsarullah, A.Md., serta anggota Komisi IV lainnya, yakni Dedi Mulyono, Mulyani, Rozi Putra, H. Azis Muslim, Banu Lesmana Bagaskara, Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah,dan H. Tri Kisowo Jumino.

Ketua Komisi IV Fajar Muhammad Nur menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara Komisi IV dan mitra OPD, sekaligus memperkenalkan formatur serta anggota baru Komisi IV yang sebagian besar merupakan wajah baru.

“Hari ini kami mengundang seluruh mitra Komisi IV untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan formatur baru Komisi IV, yang hampir 80 persennya merupakan anggota baru,” ujar Fajar.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV juga menyampaikan sejumlah aturan dan mekanisme kerja yang perlu dipahami bersama oleh mitra OPD. Hal ini mencakup ketentuan yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pelaksanaan tugas dan kerja sama dengan DPRD.

Menurut Fajar, komunikasi yang baik antara Komisi IV dan mitra kerja menjadi kunci utama dalam memastikan anggaran dan kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan selaras dan berpihak kepada masyarakat.

“Kami menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara mitra OPD dengan Komisi IV. Harapannya, anggaran APBD dan kebijakan yang dihasilkan ke depan benar-benar pro masyarakat, khususnya di bidang kesejahteraan masyarakat yang menjadi lingkup Komisi IV,” jelasnya.

Selain itu, Komisi IV juga membahas rencana pembentukan panitia kerja (panja) sebagai kepanjangan tangan komisi dalam menangani isu-isu tertentu. Panja nantinya akan membawahi beberapa OPD dan bertugas menindaklanjuti persoalan strategis yang kemudian dirangkum menjadi rekomendasi Komisi IV.

Ke depan, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) secara rutin dengan mitra OPD, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Rapat akan dilaksanakan secara bergiliran setiap pekan, baik secara tatap muka di dalam maupun di luar Gedung DPRD, serta melalui pertemuan daring.

“Dengan berbagai metode rapat ini, kami berharap isu-isu strategis di Kota Bogor yang menjadi lingkup Komisi IV bisa segera dibahas dan dikoordinasikan dengan mitra OPD. Informasi juga dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat,” pungkas Fajar.

Editor: IJS