DVI Polri Identifikasi 10 Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Ini Daftar Namanya

Keterangan Pers Polri terkait proses identifikasi 10 korban kecelakaan kereta di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (28/06/26). Foto: Polri
Keterangan Pers Polri terkait proses identifikasi 10 korban kecelakaan kereta di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (28/06/26). Foto: Polri

Harnas.id, JAKARTA — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengumumkan hasil identifikasi 10 korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Proses pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menyampaikan bahwa proses identifikasi telah berhasil memastikan 10 korban meninggal dunia dari insiden tersebut.

“Kami telah mengidentifikasi terhadap 10 korban meninggal laka kereta api,” ujar Nyoman di RS Polri, Selasa (28/4/2026).

Berikut daftar 10 korban yang telah teridentifikasi:

  1. Tutik Anitasari (31), perempuan, asal Cikarang Barat, Bekasi
  2. Harum Anjasari (27), perempuan, asal Cipayung, Jakarta Timur
  3. Nur Alimantun Citra Lestari (19), perempuan, asal Pasar Jambi
  4. Farida Utami (50), perempuan, asal Cibitung, Bekasi
  5. Vica Acnia Fratiwi (23), perempuan, asal Cikarang Barat
  6. Ida Nuraida (48), perempuan, asal Cibitung, Bekasi
  7. Gita Septia Wardany (20), perempuan, asal Cibitung, Bekasi
  8. Fatmawati Rahmayani (29), perempuan, asal Bekasi Selatan, Kota Bekasi
  9. Arinjani Novita Sari (25), perempuan, asal Tambun Selatan, Bekasi
  10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), perempuan, asal Tambun Selatan, Bekasi

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menjelaskan bahwa proses identifikasi sempat menghadapi kendala teknis. Salah satunya pada sistem pencocokan biometrik.

“Ada beberapa kendala, pada saat kita cek jenazahnya di Mobile Automated Multi-Biometric Identification System tidak keluar identitasnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi jenazah yang diterima bervariasi. Sebagian masih dalam kondisi relatif utuh, namun ada pula yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu sehingga menyulitkan proses pengenalan visual.

Meski demikian, tim DVI tetap melanjutkan proses pendalaman untuk memastikan seluruh identitas korban dapat dipastikan secara akurat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden tersebut untuk segera melapor ke RS Polri Kramat Jati atau posko crisis center di lokasi kejadian.

“Bisa dilaporkan melalui posko crisis center yang sudah kami sediakan di TKP,” kata Budi.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses identifikasi sekaligus memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu informasi resmi.

Editor: IJS