Nobar Piala Dunia 2026 Digelar Serentak, Polri Ajak Masyarakat Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80

Wakapolri membuka kegiatan nobar Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri. (Dok. Polri)
Wakapolri membuka kegiatan nobar Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri. (Dok. Polri)

Harnas.id, JAKARTA – Pembukaan Piala Dunia 2026 menjadi momentum yang dimanfaatkan Kepolisian Republik Indonesia untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat. Melalui program “Bola Gembira Polri untuk Masyarakat”, kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan pembuka digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta. Program nobar tidak hanya berlangsung di tingkat Mabes Polri, tetapi juga dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian mulai dari Polda, Polres, Polresta, Polrestabes hingga Polsek.

Pertandingan pembukaan yang mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan menjadi sajian utama dalam kegiatan tersebut. Nobar gratis ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang menginisiasi penyelenggaraan kegiatan serupa sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Selain menjadi ajang hiburan bagi pecinta sepak bola, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang memberikan akses tontonan Piala Dunia secara gratis kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya menghadirkan ruang interaksi yang lebih terbuka antara aparat kepolisian dan warga.

Wakapolri menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri atas terselenggaranya kegiatan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia tersebut. Menurutnya, momentum Piala Dunia dapat menjadi sarana memperkuat hubungan sosial sekaligus menghadirkan suasana yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat.

“Malam ini menjadi momen yang sangat spesial karena kita dapat menyaksikan bersama pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026. Melalui kegiatan nobar gratis yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Polri ingin menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Wakapolri.

Mengusung tema “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang. Tema tersebut menggambarkan upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat inklusif dan dapat dinikmati berbagai kalangan.

Suasana kebersamaan terlihat di sejumlah titik pelaksanaan nobar. Di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri misalnya, sekitar 1.030 peserta hadir dan mengikuti kegiatan sejak dini hari. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, mitra Polri hingga masyarakat umum.

Tidak hanya menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, peserta juga disuguhi berbagai kegiatan pendukung seperti kuis berhadiah dan pembagian doorprize. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang yang sama menjadi gambaran bagaimana olahraga dapat menjadi media pemersatu lintas kelompok.

Menurut Wakapolri, kegiatan tersebut memiliki nilai yang lebih luas dibanding sekadar hiburan. Ia menilai kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan sosial semacam ini dapat menjadi modal untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Semangat gotong royong yang tumbuh dari interaksi warga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik. Polri juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, termasuk menghidupkan kembali kegiatan siskamling dan pos ronda sebagai langkah pencegahan tindak kriminalitas.

Melalui program “Bola Gembira – Polri untuk Masyarakat”, jajaran kepolisian membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 secara gratis. Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, serta kolaborasi dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif di berbagai daerah.

Editor: IJS