Irjen Wibowo Resmi Jabat Kakorlantas Polri, Gantikan Irjen Agus Suryonugroho

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin pelantikan dan serah terima jabatan Kakorlantas Polri di Mabes Polri. (Dok. Divisi Humas Polri)
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin pelantikan dan serah terima jabatan Kakorlantas Polri di Mabes Polri. (Dok. Divisi Humas Polri)

Harnas.id, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol. Wibowo sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Wibowo menggantikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam upacara pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Prosesi sertijab dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bagian dari rotasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri. Pergantian jabatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang.

“Kakorlantas Polri dari Irjen Pol Agus Suryonugroho, kepada Irjen Pol Wibowo,” demikian disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Sebelum dipercaya memimpin Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Wibowo menjabat sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri. Pengalamannya di bidang lalu lintas diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program yang telah berjalan.

Selain melantik Kakorlantas yang baru, Kapolri juga melantik Brigjen Pol. Didi Hayamansyah sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri. Jabatan tersebut sebelumnya diemban oleh Irjen Pol. Ruddi Setiawan.

Menurut Irjen Johnny Eddizon Isir, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri. Langkah tersebut juga menjadi mekanisme organisasi untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas.

“Pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Johnny.

Ia menambahkan, mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam sebuah organisasi. Selain menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia, rotasi juga dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas baik di tingkat pusat maupun kewilayahan.

Polri berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya. Di samping itu, program-program yang telah berjalan diharapkan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutup Johnny.

Editor: IJS