BRI Warung Buncit Jemput Bola di UMKM 5K Run, Dari Edukasi Keuangan hingga Akuisisi Nasabah Baru

Tim BRI KC Warung Buncit Memberikan Edukasi dan Layanan Keuangan kepada Peserta UMKM 5K Run di Smesco Indonesia (Dok. BRI)
Tim BRI KC Warung Buncit Memberikan Edukasi dan Layanan Keuangan kepada Peserta UMKM 5K Run di Smesco Indonesia (Dok. BRI)

Harnas.id, JAKARTA – Kegiatan UMKM 5K Run yang digelar di kawasan Gedung Kementerian UMKM dan Smesco Indonesia, Sabtu (21/6/2026), tidak hanya menjadi ajang olahraga bagi pelaku usaha dan komunitas lari. Acara tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai layanan pendukung pengembangan usaha, termasuk akses keuangan dari sektor perbankan.

Ratusan peserta hadir mengikuti kegiatan yang memadukan olahraga, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi tersebut. Selain berpartisipasi dalam lari sejauh lima kilometer, para pelaku UMKM juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi serta mengenal berbagai program yang dapat membantu pengembangan usaha mereka.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang Warung Buncit turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BRI menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan perbankan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Dalam kegiatan itu, Tim Funding BRI KC Warung Buncit memanfaatkan momentum untuk memperkenalkan berbagai produk perbankan sekaligus melakukan akuisisi Kartu Barcelona yang ditujukan bagi pelaku UMKM. Program tersebut mendapat perhatian dari peserta yang ingin memperoleh solusi transaksi dan layanan keuangan yang lebih praktis.

Booth BRI KC Warung Buncit Menjadi Salah Satu Titik Layanan yang Dikunjungi Peserta UMKM 5K Run (Dok. BRI)
Booth BRI KC Warung Buncit Menjadi Salah Satu Titik Layanan yang Dikunjungi Peserta UMKM 5K Run (Dok. BRI)

Booth BRI yang berada di area kegiatan menjadi salah satu titik yang ramai didatangi pengunjung. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan perbankan yang sesuai dengan kondisi usaha mereka.

Pemimpin BRI KC Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi, mengatakan bahwa timnya secara aktif memberikan edukasi terkait berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.

Menurutnya, materi yang disampaikan mencakup berbagai kebutuhan dasar usaha, mulai dari produk tabungan, akses pembiayaan, hingga layanan transaksi digital yang saat ini semakin dibutuhkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

“Fokus utama yang ditawarkan adalah Kartu Barcelona, produk BRI yang dirancang untuk mempermudah transaksi dan mendukung permodalan UMKM,” terangnya.

Selain layanan dari BRI, peserta juga dapat mengakses berbagai informasi dan layanan lain yang disediakan di lokasi kegiatan. Tim Operasional KK Smesco turut membuka layanan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan maupun informasi terkait program pembinaan UMKM.

Melalui layanan tersebut, peserta dapat melakukan konsultasi usaha, membuka rekening, hingga memperoleh informasi mengenai program-program pengembangan UMKM yang dijalankan oleh Kementerian UMKM.

Kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi dinilai memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Mereka tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai pengelolaan bisnis, tetapi juga dapat langsung mengakses berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.

Ahmad Sudiyana menegaskan bahwa keikutsertaan BRI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan UMKM. Lewat UMKM 5K Run ini, BRI tidak hanya mendukung gaya hidup sehat, tapi juga memastikan pelaku usaha punya akses ke solusi keuangan yang tepat agar usahanya bisa terus berkembang,” ujarnya.

Kegiatan UMKM 5K Run juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam memperkuat sektor UMKM. Pengembangan usaha tidak hanya membutuhkan pembinaan dan promosi, tetapi juga akses terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau.

Dalam konteks tersebut, Kementerian UMKM melalui Smesco berperan dalam memperluas akses pembinaan dan promosi produk. Sementara sektor perbankan hadir untuk memberikan dukungan pembiayaan serta layanan transaksi yang menunjang pertumbuhan usaha.

Antusiasme peserta yang terlihat sepanjang acara menunjukkan bahwa konsep yang menggabungkan olahraga, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi bagi berbagai produk UMKM binaan yang ditampilkan kepada publik.

Dengan lokasi penyelenggaraan yang berada di pusat aktivitas UMKM nasional, UMKM 5K Run dinilai mampu menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang pengembangan bisnis. Tidak hanya membangun gaya hidup sehat, kegiatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Kami berharap UMKM 5K Run dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya menyehatkan badan, tetapi juga menguatkan fondasi ekonomi kerakyatan,” tutupnya.

Editor: IJS