
Harnas.id, JAKARTA – Penghargaan Hoegeng Awards 2026 kembali menjadi panggung apresiasi bagi anggota Polri yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pada ajang tahun ini, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Riau, Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, berhasil meraih penghargaan kategori Polisi Berdedikasi berkat kiprahnya dalam menjalankan program Green Policing.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, sejumlah pejabat negara, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur yang terlibat dalam proses seleksi penghargaan.
Penghargaan yang diterima Kombes Eko bukan tanpa alasan. Selama beberapa tahun terakhir, ia dikenal aktif mengawal implementasi Green Policing, sebuah konsep yang menghubungkan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan upaya pelestarian lingkungan hidup.
Program tersebut merupakan gagasan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan yang kemudian dijalankan secara konkret melalui berbagai kegiatan di lapangan. Dalam pelaksanaannya, Green Policing tidak hanya menempatkan polisi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial yang melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pendekatan yang digunakan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, hingga warga diajak terlibat untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif.
Melalui program tersebut, berbagai kegiatan edukasi lingkungan terus digencarkan. Tidak hanya berupa sosialisasi, Green Policing juga diwujudkan melalui pendampingan masyarakat, peningkatan partisipasi publik, hingga penguatan berbagai gerakan yang mendorong kepedulian terhadap kelestarian alam.
Pendekatan itu dinilai memberikan dampak ganda. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, program tersebut juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat karena dibangun melalui kerja sama yang berkelanjutan.
Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Kombes Pol. Eko Budhi Purwono menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi banyak pihak yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan.
“Green Policing lahir dari semangat kebersamaan. Tujuan kami bukan hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar menjadi bagian dari solusi dalam menjaga alam dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujar Kombes Pol. Eko Budhi Purwono.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban dapat berjalan beriringan dengan agenda pelestarian lingkungan. Ketika masyarakat terlibat aktif dalam menjaga ruang hidupnya, maka stabilitas sosial dan kualitas lingkungan dapat tumbuh secara bersamaan.
Hoegeng Awards sendiri merupakan penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini mengangkat sosok-sosok polisi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai terobosan dan pengabdian di lapangan.
Lebih dari sekadar penghargaan individu, Hoegeng Awards juga menjadi refleksi bahwa tugas kepolisian terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Tidak hanya berkutat pada aspek penegakan hukum, tetapi juga hadir dalam berbagai isu strategis yang menyentuh kehidupan publik, termasuk pelestarian lingkungan hidup.
Dengan penghargaan yang diraih Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, program Green Policing kini menjadi salah satu contoh pendekatan kepolisian yang mengedepankan kolaborasi, edukasi, dan keberlanjutan. Model tersebut dinilai relevan untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan yang semakin kompleks di berbagai daerah.
Editor: IJS










