Hari Keenam Kebakaran TPAS Galuga, Petugas Sisir Titik Asap yang Berpotensi Picu Api Baru

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pada Sabtu (12/9/2026). Foto: Pemkot Bogor
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pada Sabtu (12/9/2026). Foto: Pemkot Bogor

Harnas.id, BOGOR — Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, masih berlanjut. Memasuki hari keenam setelah kebakaran, sejumlah titik di area tersebut masih mengeluarkan asap dan membutuhkan penanganan untuk mencegah munculnya api baru.

Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan penyisiran di lokasi. Upaya tersebut dilakukan karena kepulan asap yang masih terlihat di sejumlah bagian area kebakaran dinilai berpotensi menjadi titik munculnya api kembali.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pada Sabtu (12/9/2026).

Penyisiran dilakukan dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas mendatangi titik-titik yang masih mengeluarkan asap untuk mengurai sumber panas sekaligus melakukan penyemprotan.

“Kami mencoba menggunakan APAR untuk melakukan pemadaman di titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Kita coba urai dan kita semprot. Kita maksimalkan anggota yang ada,” jelas Jenal Mutaqin.

Penanganan tidak berhenti pada pemadaman api yang terlihat. Titik-titik yang masih mengeluarkan asap juga menjadi perhatian karena kondisi tersebut menunjukkan masih adanya bagian area yang membutuhkan pendinginan dan penanganan lebih lanjut.

Jenal mengatakan, petugas tetap bekerja hingga larut malam untuk menangani sisa kebakaran. Berdasarkan kondisi terakhir, sekitar 2 hektare area TPAS Galuga masih terbakar.

Luas area yang masih terbakar tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan berkelanjutan. Petugas pun terus memaksimalkan personel dan peralatan yang tersedia untuk mengendalikan titik-titik yang masih aktif.

Jenal berharap kondisi di lokasi segera membaik sehingga api dapat sepenuhnya mereda. Menurutnya, seluruh sumber daya yang tersedia terus digunakan untuk mendukung proses pemadaman, termasuk kesiapan petugas dan peralatan.

“Kalau ditanya prediksi kapan padam, kita ingin segera. Dengan segala keterbatasan tentu kita mencoba melakukan upaya yang maksimal untuk pemadaman saat ini,” tukas Jenal Mutaqin.

Hingga Sabtu malam, penanganan kebakaran masih dilakukan petugas gabungan. Penyisiran terhadap titik asap menjadi bagian dari langkah untuk mencegah sisa api kembali berkembang dan menimbulkan titik kebakaran baru di kawasan TPAS Galuga.

Editor: IJS