Aziz Muslim Temui Pelajar dan Mahasiswa Bogor, Diskusi Politik Tak Lagi Jadi Topik yang Jauh

Anggota DPRD Kota Bogor Aziz Muslim saat menjadi narasumber dalam kegiatan Studi Kreatif Parlemen bersama pelajar dan mahasiswa di Kota Bogor. (Dok Humpro DPRD Kota Bogor)
Anggota DPRD Kota Bogor Aziz Muslim saat menjadi narasumber dalam kegiatan Studi Kreatif Parlemen bersama pelajar dan mahasiswa di Kota Bogor. (Dok Humpro DPRD Kota Bogor)

Harnas.id, BOGOR – Minat generasi muda terhadap dunia politik dan pemerintahan mendapat perhatian positif dari Anggota DPRD Kota Bogor, H. Aziz Muslim. Politisi Partai Gerindra tersebut mengapresiasi antusiasme pelajar SMA dan mahasiswa yang mengikuti seminar serta diskusi interaktif bertajuk Studi Kreatif Parlemen di Kota Bogor.

Dalam kegiatan itu, Aziz Muslim hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan lebih dekat fungsi dan peran lembaga legislatif kepada peserta. Ia menjelaskan berbagai tugas DPRD, mulai dari fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Menurut Aziz, pemahaman mengenai politik dan sistem pemerintahan perlu dikenalkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi juga memahami bagaimana kebijakan publik dibentuk dan dijalankan.

“Hari ini kita diskusi bersama para mahasiswa serta siswa SMA dalam forum Studi Kreatif Parlemen. Tanggapan saya sangat positif, mereka antusias menyimak materi dan aktif bertanya,” ujar Aziz Muslim, Senin (3/8/2026).

Ia mengaku terkesan dengan respons para peserta yang tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga aktif terlibat dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan yang muncul menunjukkan tingginya rasa ingin tahu generasi muda terhadap mekanisme kerja lembaga legislatif.

Menurut Aziz, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi masa depan demokrasi di daerah. Semakin banyak anak muda yang memahami proses pengambilan kebijakan, semakin besar pula peluang lahirnya masyarakat yang kritis dan peduli terhadap pembangunan.

“Alhamdulillah, ada generasi muda yang mau mengerti tentang ilmu politik, tugas, wewenang, dan fungsi anggota DPRD, hingga pembahasan anggaran,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memanfaatkan ruang dialog untuk membahas berbagai isu yang berkaitan dengan tugas DPRD Kota Bogor. Diskusi tidak hanya berfokus pada teori politik, tetapi juga menyentuh praktik pengawasan dan proses penyusunan anggaran daerah yang menjadi bagian dari fungsi legislatif.

Aziz menilai kegiatan edukatif semacam ini penting untuk menjembatani pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap lembaga perwakilan rakyat. Menurutnya, masih banyak anak muda yang belum memahami bagaimana kebijakan daerah dirumuskan dan diawasi.

Karena itu, ia berharap program seperti Studi Kreatif Parlemen dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah maupun perguruan tinggi di Kota Bogor.

Melalui forum tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami teori politik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan daerah serta berani berpartisipasi dalam pembangunan melalui jalur yang positif dan konstruktif.

Editor: IJS