
Harnas.id, BOGOR – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bogor resmi memulai Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulu Tangkis Tahun 2026 sebagai ajang pencarian sekaligus pembinaan atlet muda. Kompetisi yang berlangsung pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 ini menjadi salah satu agenda rutin tahunan untuk menjaga regenerasi pebulu tangkis Kota Bogor.
Sebanyak 316 atlet dari 21 klub resmi anggota PBSI Kota Bogor ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Seluruh peserta akan bersaing pada 23 nomor pertandingan yang mencakup kelompok usia sangat dini hingga kategori Taruna.
Peserta Kejurkot didominasi kalangan pelajar, mulai dari siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) hingga kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA). Rentang usia tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menyiapkan atlet-atlet potensial yang akan membawa nama Kota Bogor pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan penyelenggaraan Kejurkot merupakan investasi jangka panjang dalam pembinaan olahraga prestasi. Menurutnya, proses pembibitan atlet harus dilakukan sejak usia dini agar menghasilkan regenerasi yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini ajang pembibitan untuk atlet-atlet bulu tangkis Kota Bogor. Karena ini kan rentang umurnya dari 6 tahun sampai 17 atau 18 tahun ya. Jadi ini masih panjang sekali proses pembibitan. Dan mudah-mudahan nanti dari seleksi ini, dari kejuaraan ini, tentu dihasilkan pemenang-pemenang yang memang nantinya bisa kita andalkan untuk menjadi atlet Kota Bogor masa depan,” ujar Dedie usai membuka Kejurkot di Gedung Indoor B GOR Pajajaran, Senin (29/6/2026).
Ia menilai kejuaraan bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi atlet muda. Karena itu, sportivitas dinilai harus menjadi nilai utama yang terus dijaga selama pertandingan berlangsung.
Dedie mengaku terkesan dengan berbagai pesan motivasi yang dipasang di area pertandingan. Menurutnya, pesan-pesan tersebut mampu membangun semangat para atlet agar terus berlatih dan berani menargetkan prestasi yang lebih tinggi.
“Yang penting sportivitas. Tadi saya baca spanduk-spanduk itu kan bagus sekali ya. Kejuaraan ini adalah ajang untuk membuktikan bahwa kalian ini adalah orang-orang yang nantinya suatu saat akan bersinar. Ini sebuah motivasi untuk anak-anak yang selama ini mungkin masih belum terlalu fokus,” jelasnya.
Ia menambahkan, olahraga dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk meraih prestasi sekaligus membangun masa depan.
“Turnamen bulu tangkis ini juga merupakan salah satu langkah ke depan untuk mereka semakin bersinar, berprestasi dan menjadi ‘seseorang’ melalui jalur olahraga,” sambungnya.
Di sisi lain, Ketua PBSI Kota Bogor, Muzakkir, menegaskan Kejurkot merupakan agenda wajib tahunan organisasi sebagai bagian dari proses regenerasi atlet. Hasil kejuaraan nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan membawa nama Kota Bogor di tingkat yang lebih tinggi.
“Target ini kan memilih bibit-bibit yang mewakili Kota Bogor. Jadi di saat ada kejuaraan di level provinsi ataupun di level pusat, para juara di level Kejurkot inilah yang akan kita siapkan dan kita kirimkan,” ungkap Muzakkir.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak berhenti pada pelaksanaan Kejurkot. Kompetisi ini juga menjadi bagian dari pemetaan kekuatan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat berikutnya.
Ia menjelaskan, tim utama yang akan tampil pada Porprov 2026 telah terbentuk dan saat ini menjalani program latihan intensif. Sementara itu, para juara Kejurkot dipersiapkan sebagai lapis kedua sekaligus calon tulang punggung tim Kota Bogor pada ajang Porprov edisi selanjutnya.
Muzakkir memastikan seluruh program persiapan menuju Porprov berjalan sesuai rencana. Ia optimistis target prestasi yang telah ditetapkan dapat dicapai oleh tim bulu tangkis Kota Bogor.
“Tim dan atletnya sudah terbentuk dan sekarang di masa persiapan. Mereka sudah rutin latihan yang dijadwalkan pelatih. Target kami jelas, kami membidik dua medali emas untuk Porprov di Bekasi nanti,” pungkasnya.
Editor: IJS










