Masyumi Kembali Ambil Peran di Kota Bogor, Dedie Rachim Buka Ruang Kolaborasi

Pelantikan pengurus DPD Partai Masyumi Kota Bogor periode 2026–2031 di PPIB Bogor (dok. Pemkot Bogor)
Pelantikan pengurus DPD Partai Masyumi Kota Bogor periode 2026–2031 di PPIB Bogor (dok. Pemkot Bogor)

Harnas.id, BOGOR – Kehadiran kembali Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) dalam dinamika politik daerah mulai terlihat melalui pelantikan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyumi Kota Bogor periode 2026–2031. Momentum tersebut berlangsung di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (29/7/2026).

Pelantikan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tokoh politik, termasuk Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Kehadiran orang nomor satu di Kota Bogor itu menjadi sinyal terbukanya ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen politik yang berkiprah di wilayah tersebut.

Berdasarkan Lampiran Surat Keputusan DPP Partai Masyumi Nomor 085/32.71/SKR/DPP/12/1447 tentang Pengesahan Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan Daerah Partai Masyumi Kota Bogor Periode 2026–2031, Muhammad Luthfie resmi dipercaya memimpin DPD Masyumi Kota Bogor sebagai ketua.

Sementara itu, posisi Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Masyumi Kota Bogor diamanahkan kepada Abdul Hakim Dalimunthe. Keduanya akan mengemban tugas organisasi untuk lima tahun ke depan dalam membangun konsolidasi partai di tingkat daerah.

Usai prosesi pelantikan, Dedie Rachim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru menerima amanah. Menurutnya, keberadaan berbagai kekuatan politik di daerah merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat dan terus berkembang.

Dedie menilai perjalanan politik selalu menghadirkan berbagai kemungkinan yang tidak dapat diprediksi secara mutlak. Karena itu, munculnya kepengurusan baru Masyumi di Kota Bogor menjadi bagian dari proses politik yang patut dihargai.

Menurutnya, kehadiran Masyumi tidak hanya menambah variasi pilihan politik bagi masyarakat, tetapi juga ikut memberikan kontribusi terhadap perkembangan demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.

Pelantikan tersebut dinilai menjadi langkah awal bagi Masyumi Kota Bogor untuk memperkenalkan gagasan, program, dan peran politiknya kepada masyarakat dalam periode kepengurusan yang baru.

Dalam kesempatan itu, Dedie juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor terbuka untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai elemen, termasuk organisasi politik yang memiliki tujuan membangun daerah.

“Selamat untuk jajaran pengurus yang baru dilantik. Pemkot Bogor siap bersinergi dan berkolaborasi untuk kebaikan,” kata Dedie Rachim.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga hubungan yang konstruktif dengan berbagai pihak. Kolaborasi dinilai menjadi salah satu kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kota Bogor ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Masyumi, Ahmad Yani, turut menyampaikan pesan dan harapannya kepada Pemerintah Kota Bogor. Dalam sambutannya, ia mendoakan agar kepemimpinan Dedie Rachim mampu membawa Kota Bogor ke arah yang lebih baik.

Doa dan harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah. Ahmad Yani berharap berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bogor.

Pelantikan pengurus DPD Masyumi Kota Bogor periode 2026–2031 pun menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi sekaligus mengambil bagian dalam dinamika sosial dan politik di Kota Hujan.

Editor: IJS