Air Mata Ronaldo Pecah, Mimpi Terakhir di Piala Dunia Berakhir di 16 Besar

Cristiano Ronaldo usai membela Timnas Portugal pada laga Piala Dunia 2026. Foto: Tangkapan Layar
Cristiano Ronaldo usai membela Timnas Portugal pada laga Piala Dunia 2026. Foto: Tangkapan Layar

Harnas.id, ARLINGTON – Perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia resmi berakhir. Kapten Tim Nasional Portugal itu harus mengakhiri kariernya sebagai pemain profesional tanpa pernah mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Portugal gagal melangkah lebih jauh usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol dalam pertandingan yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut sekaligus menutup babak terakhir perjalanan Ronaldo di ajang Piala Dunia.

Gol semata wayang yang memastikan kemenangan Spanyol dicetak Mikel Merino pada menit 90+1. Gelandang Spanyol itu berhasil memanfaatkan umpan Ferran Torres ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Bagi Portugal, kekalahan tersebut menjadi akhir perjalanan di turnamen empat tahunan itu. Sementara bagi Ronaldo, laga kontra Spanyol menjadi penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia sebagai pemain.

Sebelum pertandingan dimulai, Ronaldo telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 merupakan edisi terakhir yang akan ia jalani sebagai pesepakbola aktif. Pernyataan tersebut sekaligus menutup spekulasi mengenai peluangnya tampil pada Piala Dunia 2030, meski saat itu Portugal menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara.

“Ya, ini (Piala Dunia 2026) yang terakhir bagi saya. Mari kita jalani dan menikmatinya,” kata Cristiano Ronaldo dalam konferensi pers jelang laga Portugal kontra Spanyol, dikutip dari akun X jurnalis sepak bola Fabrizio Romano.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Ronaldo sudah menyadari turnamen kali ini menjadi kesempatan terakhirnya mengejar trofi yang belum pernah berhasil ia raih sepanjang karier profesional.

Menariknya, menjelang laga tersebut Ronaldo sempat menunjukkan optimisme tinggi terhadap peluang Portugal. Ia percaya timnya mampu melewati hadangan Spanyol, mengingat Portugal sebelumnya berhasil mengalahkan rivalnya itu melalui adu penalti pada final UEFA Nations League A 2024-2025.

Namun kenyataan di lapangan berjalan berbeda. Portugal kesulitan membongkar pertahanan Spanyol dan akhirnya harus menerima kenyataan tersingkir lewat gol yang lahir di penghujung pertandingan.

Meski gagal mengangkat trofi Piala Dunia, perjalanan Ronaldo di kompetisi tersebut tetap meninggalkan catatan bersejarah. Sepanjang kariernya, ia tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, yakni pada tahun 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.

Pencapaian itu menjadikannya salah satu pemain dengan rentang penampilan terpanjang dalam sejarah turnamen. Tidak hanya itu, Ronaldo juga mencatatkan rekor yang hingga kini belum mampu disamai pemain lain.

Ia menjadi satu-satunya pesepakbola yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Rekor tersebut menegaskan konsistensi Ronaldo di level tertinggi sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.

Secara keseluruhan, Ronaldo mencatatkan 11 gol dari 27 pertandingan yang dimainkan di Piala Dunia. Jumlah tersebut masih berada di bawah torehan rival abadinya, Lionel Messi, yang mengoleksi lebih banyak gol sepanjang sejarah turnamen.

Jika berbicara soal pencapaian tim, hasil terbaik Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia terjadi pada edisi 2006 ketika Selecao das Quinas berhasil melaju hingga semifinal. Setelah itu, pencapaian terbaik Portugal adalah menembus perempat final pada Piala Dunia 2022.

Trofi Piala Dunia memang tidak pernah mampir ke lemari prestasi Ronaldo. Namun hal itu tidak mengurangi statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola modern.

Lima gelar Ballon d’Or yang pernah diraih menjadi bukti kualitas dan konsistensinya di level elite. Ditambah sederet trofi bersama klub maupun tim nasional, Ronaldo tetap meninggalkan warisan besar yang akan terus dikenang dalam sejarah sepak bola dunia.

Bagi banyak penggemar, Piala Dunia 2026 mungkin menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Namun bagi Cristiano Ronaldo, catatan rekor, dedikasi, dan pengaruhnya terhadap sepak bola dunia diperkirakan akan terus hidup jauh setelah peluit akhir kariernya dibunyikan.

Editor: IJS