
Harnas.id, BOGOR – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor menggalang dukungan dan donasi untuk mewujudkan pembangunan Rumah Sahabat Kanker di Kota Bogor. Rumah tersebut diproyeksikan menjadi pusat pendampingan bagi pasien kanker dan keluarganya, terutama masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan selama menjalani rangkaian pengobatan.
Upaya penggalangan dana tersebut dilakukan melalui Gala Dinner dan Charity Concert bertajuk “Light of Hope, An Evening of Courage and Compassion” yang digelar di Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat (28/8/2026).
Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim mengatakan, pembangunan Rumah Sahabat Kanker merupakan salah satu visi utama YKI Kota Bogor. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memastikan pasien kanker tidak merasa sendirian dalam menjalani proses pengobatan yang panjang.\
“Kota Bogor itu harus mempunyai Rumah Sahabat Kanker, di mana tidak ada satu pun di Kota Bogor yang merasa sendiri,” ujar Yantie.
Menurut Yantie, Rumah Sahabat Kanker nantinya dapat menjadi tempat singgah sekaligus ruang pendampingan bagi pasien yang harus menjalani pengobatan dalam waktu cukup panjang. Keberadaan rumah tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pasien yang selama ini harus berulang kali melakukan perjalanan dari tempat tinggal menuju fasilitas kesehatan.
“Pasien kanker memerlukan treatment dan pengobatan yang memang agak panjang. Jadi daripada mereka bolak-balik dari daerah, dengan adanya Rumah Sahabat Kanker ini bisa memfasilitasi mereka,” jelasnya.
Rencana pembangunan Rumah Sahabat Kanker saat ini masih berada pada tahap awal. YKI Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor telah melakukan pembicaraan dan survei terhadap sejumlah kemungkinan lokasi, salah satunya di wilayah Kayu Manis.
Yantie berharap dukungan dari masyarakat, dunia usaha, donatur, dan berbagai pihak lainnya terus bertambah sehingga pembangunan Rumah Sahabat Kanker dapat segera direalisasikan.
“Kemarin kami sudah berbicara dengan Pemkot Bogor. Tapi itu masih dalam bentuk lahan, baru survei. Mudah-mudahan ke depan ada banyak lagi sponsor untuk kita sama-sama mendirikan Rumah Sahabat Kanker,” katanya.
Penggalangan dana YKI Kota Bogor juga tidak hanya diarahkan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Bantuan akan digunakan untuk meringankan kebutuhan pasien kanker dan keluarganya, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lemah.
Yantie menjelaskan, kebutuhan pasien kanker tidak berhenti pada biaya pengobatan. Banyak keluarga juga harus menanggung biaya transportasi karena pasien perlu menjalani pemeriksaan dan terapi secara berkala.
“Di samping penggalangan dana untuk Rumah Sahabat Kanker, kami juga bisa membantu para keluarga pasien kanker. Mereka pasti bolak-balik dan membutuhkan transportasi. Ini lebih kepada masyarakat yang ekonominya lemah, kita bantu untuk itu,” ungkapnya.
Selama ini, YKI Kota Bogor juga aktif turun langsung ke berbagai wilayah untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan pasien kanker dan keluarganya.
“Kita sering banget turun ke wilayah, jadi paham kebutuhan pasien kanker dan keluarganya,” ucap Yantie.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena menambahkan, saat ini terdapat sekitar 1.951 pasien kanker di Kota Bogor. Jenis kanker dengan jumlah pasien tertinggi antara lain kanker payudara, kanker rahim, dan kanker usus.
“Jumlah pasien kanker ada 1.951 orang. Yang tertinggi itu pasien kanker payudara, kanker rahim dan kanker usus,” jelas Erna.
Erna mengatakan, bantuan yang dihimpun melalui kegiatan tersebut nantinya ditujukan bagi pasien kanker dan keluarga di seluruh wilayah Kota Bogor. Bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Dukungan tersebut antara lain mencakup transportasi, pemenuhan kebutuhan gizi, alat perawatan luka, obat-obatan tertentu yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan, hingga kantong stoma bagi pasien yang membutuhkan.
“Kita inventaris kebutuhan dari masing-masing pasien dan insyaallah dipenuhi oleh YKI di Rumah Sahabat Kanker, dengan bekerja sama dengan puskesmas,” jelas Erna.
Selain menjadi tempat pendampingan, Rumah Sahabat Kanker juga diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi pasien dan keluarga untuk saling berbagi pengalaman serta memberikan dukungan psikososial selama menjalani pengobatan.
“Untuk perawatan luka, kemudian nanti diharapkan menjadi tempat mereka berkumpul, sharing, sehingga bisa saling menguatkan di antara pasien-pasien kanker itu,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan YKI Pusat, YKI Jawa Barat, serta para donatur. YKI Kota Bogor berharap kolaborasi berbagai pihak dapat mempercepat terwujudnya Rumah Sahabat Kanker sekaligus memperluas dukungan bagi pasien kanker dan keluarganya di Kota Bogor.
Editor: Erk










