Mara dan Dona, putri kembar Walter Gaston Rotundo, berpose di rumah mereka, Buenos Aires, Argentina, 27 November 2020. ANTARA

HARNAS.ID-Legenda sepakbola Diego Armando Maradona masih akan tetap hidup di keluarga Rotundo di Buenos Aires, Argentina. Sebab, di sana ada sosok gadis kembar sembilan tahun, Mara dan Dona, yang dinamai serupa Maradona yang meninggal pekan ini.

Maradona yang mngembuskan nafas terakhir karena gagal jantung pada Rabu (28/11/2020) memang sangat mengilhami orang-orang di Argentina. Ia bukan sekedar pahlawan, tetapi telah menjadi simbol kemenangan, cinta, dan mimpi sebagian besar warga Argentina.

Penamaan si kembar adalah salah satu wujud kecintaan Walter Rotundo kepada sang legenda.

“Penamaan si kembar tidak pernah diragukan (terinspirasi dari Maradona), ” kata ayah si kembar, Walter Rotundo dilansir Antara dari laporan Reuters, Sabtu (28/11/2020).

Walter memiliki tato Maradona di punggungnya dan dengan bangga menunjukkan foto bintang sepakbola yang memegang foto kedua gadis itu saat masih bayi.

Walter mengatakan, keputusan atas nama itu muncul jauh-jauh hari sebelum Mara dan Dona lahir. Inspirasi Walter muncul pada Piala Dunia 1990, ketika dia melihat Maradona menangis tak tertahankan setelah kalah 0-1 di final dari Jerman Barat.

Walter memberi tahu istrinya, Stella Maris Prez, saat pertama kali mereka bertemu. Menurut Walter, suatu hari mereka akan memiliki dua anak perempuan yang akan dinamai menurut nama bintang sepakbola terhebat di dunia itu.

Mara, yang satu menit lebih tua dari kakaknya, berkata bahwa dia menyukai namanya dan cerita di baliknya.

“Rasanya sangat indah memiliki nama ini dan yang paling saya sukai dari nama ini adalah mengetahui mengapa dia memanggil saya seperti itu. Saya merasa nama ini luar biasa,” katanya.

 
Sang adik, Dona, mengatakan kematian Maradona mengejutkan.

“Saya tidak percaya dia meninggal atau mengapa dia meninggal,” katanya. “Dia orang yang sangat baik, dia tidak pantas mendapatkannya.”

Maradona meninggal karena gagal jantung pada Rabu dan dimakamkan keesokan harinya atau Kamis (26/11/2020) di tengah keriuhan besar dan emosi yang tinggi. Ribuan orang berkerumun di jalan-jalan di sekitar ibu kota Argentina saat jasadnya dibawa untuk dimakamkan.

Playmaker pendek gempal itu adalah salah satu yang terbaik di dunia yang membawa Argentina ke kejayaan Piala Dunia. Maradona menginspirasi dukungan yang kuat melalui keajaibannya di lapangan. Selain itu karismanya di luar lapangan, meskipun kehidupan pribadi yang bergejolak dirundung oleh kecanduan obat terlarang.

Maradona hampir berstatus kultus di Argentina. Julukannya “D10S” adalah permainan kata Spanyol untuk “Tuhan”. Mara dan Dona memiliki seragam Argentina sendiri dengan nomor dan nama mereka.

Editor: Aria Triyudha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini