21 Personel Brimob Turun di Piala Dunia Indoor Skydiving 2026, Bawa Nama Indonesia ke Prancis

Personel Brimob Polri memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang World Cup Indoor Skydiving 2026 di Prancis. Foto: Brimob
Personel Brimob Polri memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang World Cup Indoor Skydiving 2026 di Prancis. Foto: Brimob

Harnas.id, JAKARTA — Korps Brimob Polri kembali menunjukkan kiprah di panggung internasional. Sebanyak 21 personel dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam ajang 6th FAI World Cup Indoor Skydiving yang berlangsung pada 9–11 April 2026 di Lesquin, Lille, Prancis.

Keikutsertaan ini menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung prestasi olahraga dirgantara nasional. Tidak hanya soal kompetisi, kehadiran personel Brimob juga mencerminkan kesiapan sumber daya manusia di bidang olahraga ekstrem yang membutuhkan disiplin dan ketahanan tinggi.

Ajang ini diikuti oleh 24 negara dengan persaingan ketat di sejumlah kategori. Di antaranya 4-Way FS Open yang diikuti 26 tim dari 16 negara, 4-Way FS Female sebanyak 14 tim dari 12 negara, serta 4-Way VFS Open dengan 10 tim dari 8 negara.

Kompetisi ini dikenal sebagai salah satu yang paling bergengsi dalam dunia indoor skydiving. Para atlet dituntut menampilkan koordinasi tim, presisi gerakan, serta kemampuan teknis tinggi dalam formation skydiving dan vertical formation skydiving.

Ketua Kontingen Timnas Indoor Skydiving Indonesia, Irjen Pol Almas Widodo Kolopaking, menyebut keikutsertaan ini sebagai amanah besar bagi seluruh tim. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat juang selama berlaga di level dunia.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas Indoor Skydiving dapat tampil maksimal, menjaga semangat juang, serta memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Almas.

Kontingen Indonesia yang diperkuat 21 personel Brimob tersebut telah melalui proses latihan dan persiapan matang. Mereka diturunkan di sejumlah nomor untuk bersaing dengan atlet terbaik dunia.

Partisipasi ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan prestasi olahraga dirgantara Indonesia. Selain itu, momentum ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta kompetisi global.

Di sisi lain, kehadiran tim Indonesia di ajang ini diharapkan dapat memberi dampak lebih luas. Tidak hanya prestasi, tetapi juga mendorong minat generasi muda terhadap olahraga dirgantara yang masih tergolong spesifik dan menantang.

Editor: IJS