995 Senjata Api Ditemukan di Ruang Sekolah yang Lama Terkunci, Polisi Telusuri Asal-usulnya

ilustrasi erkait penemuan ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)
ilustrasi erkait penemuan ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Dok. Istimewa)

Harnas.id, JAKARTA – Penemuan ratusan senjata api menggegerkan sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 995 senjata api ditemukan di dalam sebuah ruangan yang telah lama terkunci dan baru berhasil dibuka oleh pihak sekolah dengan pendampingan kepolisian.

Selain senjata api, di dalam ruangan tersebut juga ditemukan amunisi serta berbagai aksesori senjata. Temuan itu kini menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian untuk memastikan asal-usul dan legalitas seluruh barang yang ditemukan.

Kuasa hukum sekolah menjelaskan, proses pembukaan ruangan dilakukan setelah sebelumnya akses menuju lokasi tidak dapat dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Saat dilakukan pemeriksaan lanjutan di ruangan lain, ditemukan pula beberapa senjata api tambahan.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan kaset video dewasa serta barang yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dan ganja. Dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Pihak sekolah menduga sejumlah ruangan sengaja dikunci oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD. Yang bersangkutan disebut telah diberhentikan dari jabatannya pada April 2026 karena diduga melakukan penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi.

Meski demikian, dugaan terkait pengelolaan yayasan tersebut merupakan persoalan internal dan berbeda dengan proses penyelidikan atas penemuan senjata api maupun barang lainnya di lokasi.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah membuat Laporan Polisi Model A setelah menerima informasi mengenai penemuan tersebut. Langkah itu menjadi dasar untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami asal-usul, kepemilikan, legalitas, serta keterkaitan 995 senjata api beserta amunisi dan barang bukti lainnya yang ditemukan di lingkungan sekolah tersebut. Polisi juga belum menyampaikan kesimpulan terkait pihak yang bertanggung jawab karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Editor: IJS