
Harnas.id, JAKARTA — Cinta Quran Foundation (CQF) berkolaborasi dengan Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) secara resmi meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Program Rumah Sakit Wakaf. Peluncuran yang dikemas dalam acara Press Conference & Soft Launching di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Stroke Sedunia.
Kerja sama strategis tersebut ditandai secara simbolis melalui penandatanganan kesepakatan antara Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, dan Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor, Dr. Dwi Sudharto, M.Si. Kolaborasi ini difokuskan untuk memperkuat infrastruktur medis, meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, serta memaksimalkan pengelolaan manfaat wakaf yang produktif dan berkelanjutan.
Lonjakan Kunjungan Pasien dan Kebutuhan Perluasan Fasilitas
Sebagai rumah sakit berbasis wakaf yang dikelola oleh Yayasan Rumah Sakit Islam Bogor, RSIB memegang komitmen ganda: menjaga kualitas pelayanan medis profesional sekaligus menghadirkan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.
Berdasarkan catatan data internal RSIB, volume kunjungan pasien mengalami tren peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat, jumlah kunjungan melonjak dari 57.816 kunjungan pada 2021 menjadi 97.148 kunjungan pada 2024, yang merepresentasikan pertumbuhan sekitar 68 persen dalam kurun waktu tiga tahun.
Selain itu, data komposisi pasien RSIB pada tahun 2025 menunjukkan bahwa sekitar 85 persen pasien merupakan peserta BPJS Kesehatan, sementara 15 persen sisanya berasal dari kategori non-BPJS. Angka tersebut menegaskan posisi krusial RSIB sebagai penyedia layanan kesehatan yang inklusif sekaligus menuntut model pendanaan yang kuat dan berkesinambungan.
Prioritaskan Pengembangan Stroke Center
Mengambil momentum Hari Stroke Sedunia, kolaborasi ini juga menempatkan penanganan penyakit stroke sebagai salah satu prioritas utama pelayanan kesehatan ke depan.
RSIB diarahkan untuk mengembangkan fasilitas Stroke Center terpadu secara bertahap. Penguatan ini mencakup modernisasi alat kesehatan, teknologi diagnostik mutakhir, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) medis. Tahapan pembangunan fisik dijadwalkan mulai bergulir secara bertahap pada tahun 2027 mendatang.
Optimalkan Wakaf Produktif Senilai Rp231 Miliar
Guna merealisasikan seluruh agenda transformasi dan penguatan infrastruktur tersebut, Program Rumah Sakit Wakaf mematok target penghimpunan dana sebesar Rp231 miliar.
Melalui instrumen wakaf produktif, dana yang terkumpul tidak hanya dialokasikan untuk pembangunan fisik fasilitas kesehatan, tetapi juga disalurkan untuk memperluas cakupan manfaat sosial. Di antaranya meliputi:
Subsidi atau bantuan layanan kesehatan bagi golongan dhuafa dan para ulama.
Dukungan beasiswa pendidikan bagi tenaga kesehatan guna mendongkrak kualitas layanan masa depan.
Ruang Partisipasi Publik
Pengelola membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat, donatur, korporasi, maupun komunitas untuk berpartisipasi dalam gerakan filantropi kesehatan ini. Publik yang ingin menyalurkan dukungan dapat mengakses informasi resmi melalui kanal donasi Cinta Quran Foundation di cintaquran.net/rswakaf.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem pelayanan kesehatan Islam yang tangguh,profesional, serta memberikan kebermanfaatan jangka panjang yang luas bagi umat.
Editor: IJS










