Harnas.id, SURABAYA — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membuka Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 di Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya, Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “Media Reborn: Reinventing News Media in the Era of AI & Content Creator”, konferensi yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 ini mendorong transformasi industri media agar tetap kredibel, relevan, dan berkelanjutan di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta pertumbuhan kreator konten.
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyoroti kepercayaan publik sebagai salah satu tantangan utama yang dihadapi industri media saat ini. Ia mengutip survei Reuters Institute yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap berita berada di angka 33 persen.
Menurut Wahyu, kondisi tersebut menuntut perusahaan media untuk mengevaluasi kembali cara memproduksi, mendistribusikan, dan membiayai jurnalisme. Langkah ini diperlukan untuk membangun ekosistem bisnis informasi yang sehat sekaligus menjaga kualitas pemberitaan di tengah perubahan lanskap digital.
“Media merupakan bagian dari ekonomi kreatif sekaligus bagian penting dari demokrasi,” ujar Wahyu.
Ia memaparkan lima agenda penting bagi masa depan media, yakni mendefinisikan ulang jurnalisme dengan mengutamakan fakta dan verifikasi, memperkuat peran media sebagai penghubung masyarakat, menemukan model bisnis sesuai karakter masing-masing perusahaan, meningkatkan kolaborasi antarmedia, serta memperkuat peran asosiasi dalam membangun kepercayaan publik.
Di tengah perkembangan AI, Wahyu menegaskan bahwa kredibilitas dan kualitas kerja jurnalistik perlu tetap menjadi pembeda utama media. Teknologi dapat membuka peluang baru bagi industri, tetapi kepercayaan publik harus dibangun melalui praktik jurnalistik yang mengedepankan akurasi dan verifikasi.
Melalui IDMC 2026, AMSI berharap para pelaku industri dapat merumuskan langkah konkret agar jurnalisme tetap relevan, dipercaya masyarakat, dan memiliki fondasi bisnis yang berkelanjutan.
Ketua Panitia IDMC 2026, Rachmadin Ismail, mengatakan konferensi ini dirancang untuk memberikan manfaat bagi berbagai pemangku kepentingan, tidak hanya perusahaan media, tetapi juga akademisi, perusahaan teknologi informasi, agensi, pelaku usaha, dan pemerintah.
Selama dua hari penyelenggaraan, IDMC 2026 membahas sejumlah isu strategis, mulai dari lanskap kepemilikan media, model bisnis, perkembangan AI, strategi bisnis, hingga komunikasi krisis dan hubungan pemerintah dengan media.
Rachmadin menjelaskan, konferensi ini tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga wadah untuk memperluas jejaring profesional dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Pengetahuan dan koneksi yang terbangun selama konferensi diharapkan dapat membantu perusahaan media memperkuat produk konten, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjalankan transformasi internal, serta mengembangkan peluang bisnis baru.
IDMC 2026 dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika.
Hadir pula anggota Dewan Pers Dahlan Dahi, Atmaji Sapto Anggoro dari Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi AMSI, Wakil Ketua Umum AMSI sekaligus CEO Suara.com Suwarjono, serta Pemimpin Redaksi Beritajatim.com sekaligus anggota Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi AMSI Dwi Eko Lokononto. Sejumlah ketua AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia turut menghadiri konferensi tersebut.
Penyelenggaraan IDMC 2026 didukung oleh PT Pertamina (Persero), PT Astra International Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Djarum, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, PT PLN (Persero), Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, PT Freeport Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), PT Bank Jago Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Astra Honda Motor, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM).
Melalui IDMC 2026, AMSI mendorong penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk menjawab tantangan industri media, memperkuat kepercayaan publik, dan menciptakan model bisnis yang mampu menopang keberlanjutan jurnalisme di era digital.
Editor: Erk







