
Harnas.id, LAS VEGAS — Petarung Indonesia Bilal Hasan membuka peluang baru dalam kariernya setelah mendapatkan kontrak UFC pada episode perdana musim ke-10 Dana White’s Contender Series. Bilal menjadi salah satu dari empat petarung yang mendapat kontrak setelah tampil di ajang pencarian bakat milik UFC tersebut.
Dana White’s Contender Series memasuki musim ke-10 dengan format kompetisi selama 10 pekan. Ajang ini menjadi salah satu jalur bagi para petarung untuk mendapatkan kesempatan bergabung dengan UFC sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di hadapan Dana White selaku CEO dan Presiden UFC.
Pada episode pembuka yang berlangsung di Meta Apex, Rabu (12/8/2026), Bilal Hasan menghadapi petarung asal India, Mridul Saikia. Keduanya bertarung di kelas bantam dalam salah satu laga yang kemudian menjadi perhatian karena berlangsung sangat singkat.
Bilal tidak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan pertarungan. Ia mampu mengakhiri laga dalam waktu kurang dari satu menit dan kemudian merayakan kemenangan dengan melakukan moonwalk di arena.
Penampilan tersebut membuat Dana White tidak ragu memberikan kontrak UFC kepada Bilal. Keputusan itu sekaligus menjawab ekspektasi yang sebelumnya mengiringi penampilan petarung Indonesia tersebut di Contender Series.
“Ini sama sekali bukan keputusan yang sulit. Dia datang dengan banyak sorotan dan mampu membuktikannya. Ketika Anda datang sebagai favorit terbesar dalam sejarah Contender Series, saya sangat antusias melihat Anda dan tidak sabar menyaksikan Anda di UFC,” ujar White dikutip dari CBS Sport.
Bilal menjadi salah satu dari empat petarung yang mendapat kontrak UFC pada episode perdana musim ke-10. Selain dirinya, Anthony Wint dan Thomas Pagliarulo juga berhasil mengamankan kontrak setelah mencatatkan penampilan yang dinilai memenuhi standar Dana White.
Anthony Wint tampil dalam laga utama dan juga menyelesaikan pertarungan dengan cepat. Mantan pemain linebacker tersebut hanya membutuhkan 34 detik untuk menghentikan Matt Adams dalam duel kelas berat.
Sebelum menekuni seni bela diri campuran, Wint memiliki latar belakang American football. Ia pernah memperkuat FIU di level perguruan tinggi sebelum kemudian masuk ke skuad latihan New York Jets.
Dalam pertarungannya melawan Adams, Wint terlebih dahulu menggagalkan upaya takedown lawan. Ia kemudian membawa Adams ke sudut oktagon dan melancarkan rangkaian serangan ground and pound.
Serangan tersebut membuat wasit menghentikan pertandingan. Performa singkat Wint membuat Dana White langsung memberikan tempat baginya di jajaran petarung kelas berat UFC.
Sementara itu, Thomas Pagliarulo mendapatkan kontrak setelah melalui pertandingan yang jauh lebih panjang dan ketat. Ia menghadapi Ananias Mulumba dalam pertarungan kelas bulu.
Pagliarulo sempat berada dalam situasi sulit pada ronde pertama. Ia menerima serangan keras dari Mulumba hingga sempat terguncang, tetapi mampu memulihkan kondisi dan bertahan dari tekanan yang diberikan lawannya.
Pertandingan kemudian berubah memasuki ronde ketiga. Pagliarulo berhasil mengambil posisi di belakang Mulumba, sebelum membalikkan keadaan dan menyelesaikan laga lewat serangan ground and pound.
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif kedua bagi Mulumba selama tampil di Dana White’s Contender Series. Pada penampilan sebelumnya, setahun lalu, ia juga gagal meraih kemenangan setelah dikalahkan Marwan Rahiki.
Musim ke-10 Dana White’s Contender Series langsung menghasilkan empat kontrak UFC pada episode pembuka. Bilal Hasan, Anthony Wint, Thomas Pagliarulo dan satu petarung lainnya kini mendapat kesempatan untuk melanjutkan perjalanan mereka ke panggung UFC.
Bagi Bilal Hasan, kontrak tersebut menjadi hasil dari kemenangan cepat yang langsung mendapat perhatian Dana White. Petarung Indonesia itu selanjutnya memiliki kesempatan membuktikan kemampuannya di level tertinggi seni bela diri campuran bersama UFC.
Editor: IJS










